KabarOto.com - Ducati MX Team Indonesia melakukan langkah strategis dengan merotasi susunan pembalap menyusul cedera bahu yang dialami Diva Ismayana pada putaran gelaran FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 1 (15/01). Operasi yang telah dijalani membuat Diva harus rehat sementara dari lintasan untuk menjalani program pemulihan dan fisioterapi secara bertahap.
Alih-alih memaksakan bangkit dalam waktu singkat, Ducati MX Team Indonesia memilih pendekatan jangka panjang dengan memprioritaskan kondisi fisik pembalap. Keputusan aspek keselamatan dan keberlanjutan karir menjadi pertimbangan utama.
Jimmy Budhijanto selaku Team Principal/Owner Ducati MX Team Indonesia bilang, “Zidane adalah pembalap yang ambisius & berbakat, akan tetapi harus kami kembangkan dengan baik, sehingga bisa menjadi “True Champion. Kami percaya proses tidak pernah mengkhianati hasil, namun tidak ada hasil yang instan. Target kami bukan hanya podium di satu seri, tetapi membangun pembalap Indonesia yang mampu bersaing dan diperhitungkan di panggung dunia.”
Baca Juga: Ducati DesertX Generasi 2, Makin 'Nakal' dengan Mesin dan Rangka Baru

Untuk menjaga kontinuitas performa di tengah absennya Diva, Ducati MX Team Indonesia menunjuk Mohammad Zidane Alnesa Pratama sebagai penggantinya di ajang FMSCT Thailand Motocross 2026. Crosser asal Blitar, Jawa Timur, tersebut dinilai memiliki gaya balap agresif serta pengalaman kompetitif yang relevan untuk menghadapi trek dan atmosfer balap internasional.
“Saya siap beradaptasi, bekerja sama dengan seluruh tim, serta memberikan performa terbaik di setiap kesempatan. Bersama Ducati MX Team Indonesia, saya optimis dapat berkembang dan meraih hasil yang membanggakan,” ujar Zidane.
Sementara itu, pembalap Ducati MX Team Indonesia lainnya, Hilman Maksum, akan difokuskan untuk menjalani program persiapan khusus menghadapi Kejurnas Motocross yang dijadwalkan mulai pada 11–12 April 2026 mendatang. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan performa Hilman di kalender balap nasional, sekaligus menjaga kesiapan fisik dan teknisnya sepanjang musim.
Strategi pembagian fokus ini merupakan bagian dari perencanaan kompetitif yang disusun berdasarkan kebutuhan tim di level internasional dan nasional. Di satu sisi, tim memberikan ruang pemulihan maksimal bagi Diva Ismayana, sementara di sisi lain memastikan kontinuitas performa melalui kehadiran Mohammad Zidane di FMSCT Thailand Motocross 2026 serta persiapan matang bagi Hilman Maksum di Kejurnas Motocross.
Baca Juga: Konsumen Bisa Modifikasi Ducati Langsung Pesan dari Pabriknya

Di sisi lain, proses pemulihan Diva Ismayana dilaporkan menunjukkan kemajuan positif. Ia saat ini menjalani tahapan rehabilitasi yang difokuskan pada pemulihan mobilitas bahu, penguatan otot penopang, serta pemulihan kebugaran secara keseluruhan sebelum kembali ke program latihan di atas
Ducati Desmo450 MX.
Dengan formasi baru ini, Ducati MX Team Indonesia tetap menargetkan konsistensi hasil di setiap putaran, sekaligus menjaga fondasi jangka panjang tim di musim kompetisi 2026. Ducati MX Team Indonesia akan kembali berlaga di ajang FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 4 dan 5 pada 21-22 Maret 2026 di Mar Khanom Motocross, Nakhon Si Thammarat.
Johny Pranata selaku Manager Ducati MX Team Indonesia bilang, “Zidane merupakan pembalap muda yang berpotensi, serta talenta nya bagus. Saya sendiri sudah menangani Zidane sejak PON (Pekan Olahraga Nasional) Medan 2024 lalu. Saat itu, kami bergabung di team PON Jatim (Jawa Timur). Zidane merupakan pembalap pekerja keras dan punya hasrat untuk menang yang cukup tinggi."