KabarOto.com - Fenomena mudik menggunakan kendaraan listrik (EV) di Indonesia berhasil mencapai titik puncak saat Lebaran 2026. PT PLN (Persero) mencatat rekor transaksi tertinggi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang sejarah mudik, sehingga mampu menunjukkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan kian matang dan dipercaya masyarakat.
Berdasarkan data pantauan nasional, puncak penggunaan SPKLU terjadi pada arus balik H+2 Idulfitri 1447 H dengan total mencapai 18.088 transaksi. Angka ini menunjukkan lonjakan hingga empat kali lipat dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil Listrik Murah di tengah Isu Harga BBM Naik, Berikut Daftarnya
Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN, menegaskan bahwa kenaikan signifikan ini merupakan bukti bahwa masyarakat tidak lagi ragu menggunakan mobil listrik untuk melintasi jalur antarprovinsi.
"Tahun ini adalah titik balik di mana range anxiety atau kekhawatiran kehabisan daya di tengah jalan sudah mulai terkikis. Masyarakat melihat bahwa infrastruktur yang kami siapkan sudah sangat mumpuni dan tersebar merata," ujarnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi penempatan infrastruktur lebih banyak. Pada jalur utama mudik, terutama di Tol Trans Jawa dan jalur menuju Bali, PLN menyiagakan total 439 unit SPKLU, dengan jarak Antar-Titik pengisian 22 kilometer.

Selain itu, mayoritas titik di rest area utama kini sudah dilengkapi teknologi pengisian kilat (Ultra Fast Charging), yang memungkinkan pengisian daya hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 20-30 menit. Fitur Trip Planner pada aplikasi PLN Mobile juga menjadi kunci kemudahan pemudik dalam memetakan lokasi pengisian daya sesuai sisa baterai kendaraan secara real time.
Selain memudahkan pemudik, lonjakan transaksi berdampak positif pada penghematan penggunaan bahan bakar. Penggunaan listrik untuk kendaraan dinilai jauh lebih efisien dibandingkan BBM, terutama saat menghadapi kemacetan panjang di musim mudik.
Baca Juga: Efek Domino Kenaikan BBM, Mobil Listrik sebagai Solusi Mobilitas
Dari sisi lingkungan, tren mudik EV tahun 2026 diperkirakan berhasil menekan emisi karbon secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan target pemerintah menuju Net Zero Emission.
Mengingat libur panjang yang masih berlanjut, PLN tetap menyiagakan petugas di posko mudik dan lokasi wisata utama, termasuk Bali, untuk memastikan seluruh perangkat SPKLU berfungsi optimal 24 jam.
"Kami tidak hanya fokus pada jalur mudik, tapi juga pada destinasi wisata. Infrastruktur kami sudah siap menyambut wisatawan yang bergerak menggunakan kendaraan listrik selama sisa masa libur Lebaran ini," pungkas Darmawan Prasodjo.