OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Gaikindo Respon Harga Pikap Produksi Indonesia Lebih Mahal dari Produk India

M. Sigit - Kamis, 26 Februari 2026
OtoNews OtoKomersial News

KabarOto.com - Gaikindo merespon terkait alasan dipilihnya pikap asal India karena memiliki harga lebih murah untuk memenuhi kebutuhan operasional Koperasi Merah Putih.

Anton Kumonty, Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo mengatakan bahwa, "Saya yakin kalua diberikan same level playing field (aturan main setara), di mana impor maupun produsen lokal bermain dengan aturan sama, saya yakin yang ada di dalam negeri itu akan sangat kompetitif."

Peraturan yang dimaksud adalah kewajiban uji tipe, wajib mengantongi Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) maupun Surat Keputusan Rancang Bangun (SKRB) dan standar lain.

Baca Juga: Gaikindo: Industri Otomotif Indonesia Mampu Penuhi Permintaan Pikap

Mitsubishi L300

Harga Pikap Produksi Indonesia

Tapi, menurutnya faktor harga juga bergantung pada aturan ataupun kebijakan masing-masing perusahaan.

"Sebenarnya harga itu tergantung spesifikasi teknis yang diperlukan. Satu lagi mungkin ada masalah costing dan pricing," ucap Anton.

Selain itu, pilihan kendaraan komersial di segmen 4x4 di Indonesia cukup terbatas. Musabab, peminatnya lebih sedikit dibanding peminat 4x2.

Namun, kondisi jalan di Indonesia disebut masih bisa diakomodir oleh kendaraan penggerak 4x2.

Baca Juga: Impor Pikap Asal India Tertunda, Gaikindo Berharap Industri Indonesia Terlibat

Sebelumnya, pengadaan 105.000 unit pikap asal India senilai Rp 24,66 triliun untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sorotan

Kontrak tersebut mencakup pengadaan total 105.000 unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India.

Sebanyak 35.000 unit Scorpio Pik Up dipasok oleh Mahindra & Mahindra, sementara 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.

Baca Artikel Asli