Istilah dalam Balap Formula 1, Penggemar Baru Wajib Masuk
2 jam, 52 menit lalu
KabarOto.com - Formula 1 (F1) adalah ajang balap mobil paling bergengsi di dunia, yang tak hanya menawarkan kecepatan dan teknologi canggih, tetapi juga penuh dengan istilah-istilah teknis yang kerap membuat bingung para penggemar baru.
Bagi yang belum familiar dengan dunia F1, memahami istilah-istilah ini adalah langkah awal untuk menikmati setiap momen balapan dengan lebih baik. Berikut beberapa istilah penting yang sering digunakan dalam Formula 1.
Baca Juga: Group B Rally jadi Balap Terganas dan Paling Kelam di Eranya

- Grid adalah formasi posisi start para pembalap di lintasan sebelum balapan dimulai. Urutan grid ditentukan oleh hasil sesi kualifikasi, di mana pembalap tercepat akan start dari posisi terdepan, atau dikenal sebagai pole position.
- Pole position adalah posisi terdepan di grid start, yang diberikan kepada pembalap dengan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi. Start dari pole position memberikan keuntungan strategis karena pembalap berada di posisi terbaik untuk memimpin balapan.
- Pit stop adalah pemberhentian singkat yang dilakukan pembalap selama balapan untuk mengganti ban, mengisi bahan bakar (sebelum 2010), atau memperbaiki kerusakan pada mobil. Kecepatan dan koordinasi tim dalam melakukan pit stop sering kali menjadi kunci kemenangan dalam balapan.
- Undercut adalah strategi ketika seorang pembalap melakukan pit stop lebih awal dari lawannya dengan harapan ban baru akan memberikan kecepatan lebih sehingga dapat menyalip lawan yang melakukan pit stop setelahnya.

- Kebalikan dari undercut, overcut adalah strategi di mana seorang pembalap tetap di lintasan lebih lama sebelum melakukan pit stop dengan harapan bisa mengembangkan kecepatan yang cukup untuk menyalip lawan yang sudah melakukan pit stop lebih awal.
- "Box" atau "Box, box" dalam F1 adalah instruksi radio dari tim kepada pembalap untuk segera masuk ke pit lane dan melakukan pit stop (ganti ban atau servis).
- DRS adalah sistem yang memungkinkan sayap belakang mobil dibuka untuk mengurangi hambatan udara, sehingga meningkatkan kecepatan di lintasan lurus. Penggunaan DRS diizinkan hanya di area tertentu di lintasan dan ketika pembalap berada dalam jarak satu detik dari mobil di depannya.
- Safety car adalah mobil yang dikerahkan di lintasan saat terjadi insiden atau kondisi berbahaya, seperti kecelakaan atau cuaca ekstrem. Safety car memimpin rombongan pembalap dengan kecepatan yang lebih lambat untuk menjaga keamanan, dan pembalap tidak diizinkan menyalip selama periode ini.
- Fastest lap adalah catatan waktu putaran tercepat yang dicapai oleh seorang pembalap dalam balapan. Sejak 2019, pembalap yang mencatatkan fastest lap dan finis di posisi sepuluh besar mendapat tambahan satu poin dalam klasemen.
- Understeer adalah kondisi ketika mobil tidak berbelok cukup tajam meskipun kemudi sudah diputar, sehingga mobil cenderung melebar keluar dari tikungan. Sebaliknya, oversteer terjadi ketika bagian belakang mobil kehilangan traksi, membuat mobil berbelok lebih tajam dari yang diinginkan dan bisa menyebabkan mobil berputar.
- Paddock adalah area di belakang pit di mana tim balap memiliki garasi mereka, dan di mana mobil-mobil diperbaiki atau disetel ulang. Paddock juga merupakan tempat berkumpulnya para pembalap, mekanik, dan personel tim lainnya.
Baca Juga: Sejarah Peugeot 205, dari Mobil Masal Hingga Balap Reli Group B Mematikan

- Chicane adalah tikungan ganda atau rangkaian tikungan yang dirancang untuk memperlambat kecepatan mobil di lintasan lurus. Chicane sering ditempatkan di lintasan untuk meningkatkan tantangan teknis bagi pembalap.
- G-force adalah gaya gravitasi yang dirasakan oleh pembalap saat berakselerasi, berbelok, atau melakukan pengereman dengan kecepatan tinggi. G-force yang tinggi dapat memberikan tekanan fisik yang signifikan pada tubuh pembalap.
- Parc fermé adalah area mobil ditempatkan setelah sesi kualifikasi hingga sebelum balapan dimulai. Selama periode ini, mobil tidak boleh dimodifikasi atau disetel ulang oleh tim kecuali dengan izin resmi dari pengawas balapan.
- Kualifikasi adalah sesi yang menentukan posisi start pembalap di grid pada hari balapan. Biasanya terdiri dari tiga sesi (Q1, Q2, dan Q3), di mana pembalap berusaha mencatatkan waktu terbaik mereka.
- Race pace mengacu pada kecepatan rata-rata yang dapat dipertahankan oleh mobil selama balapan. Ini berbeda dengan kecepatan tertinggi (top speed) dan lebih mencerminkan konsistensi dan efisiensi mobil.
- Telemetry adalah data yang dikirim secara real-time dari mobil ke tim di pit, mencakup berbagai aspek seperti kecepatan, suhu ban, putaran mesin, dan lainnya. Data ini digunakan untuk memantau performa mobil dan membuat keputusan strategis selama balapan.