Kabaroto.com - Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, merasa kecewa dengan pencapaiannya pada paruh musim MotoGP 2017. Meski demikian, dia bertekad untuk lebih banyak belajar guna menghadapi ketatnya persaingan di paruh kedua musim.
Vinales mengawali debutnya di MotoGP secara gemilang. Setelah terus menerus tampil tercepat pada sesi uji coba, Vinales menjuarai dua seri awal MotoGP 2017, yakni di Qatar dan Argentina.
Namun, usai tampil sebagai juara di GP Prancis, penampilan Vinales terus mengalami penurunan. Dia hanya mampu menempati posisi kesepuluh di GP Catalunya. Kemudian, dia gagal finish di GP Belanda dan hanya menempati posisi keempat di GP Jerman.
"Saya sangat kecewa, itu pasti. Kami kehilangan banyak poin dalam empat balapan, kami harus berada di depan ketika kondisi normal," ungkap Vinales seperti dikutip Motorsport.
"Hasil pada awal musim memastikan kami kuat, memasuki pertengahan musim memastikan kami harus belajar. Saya ingin mencoba belajar dan memberikan yang terbaik untuk paruh kedua kejuaraan musim ini," dia menambahkan.
Maverick Vinales menutup jalannya paruh pertama MotoGP 2017 dengan berada di posisi kedua klasemen sementara berbekal 124 poin. Dia tertinggal lima angka dari pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang berada di pucuk.