OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Kia Sonet dan GWM Haval Jolion dapat Nilai Keselamatan Rendah dalam Uji Global NCAP

Bimo Hariyadi - Jumat, 19 Juni 2026
OtoNews Mobil

KabarOto.com - Hasil pengujian keselamatan terbaru Safer Cars for Africa yang dijalankan Global NCAP, menyoroti rendahnya standar keselamatan pada beberapa kendaraan yang dipasarkan di negara berkembang. Dua model menjadi sorotan adalah Kia Sonet dan GWM Haval Jolion.

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan Global NCAP, Kia Sonet hanya bisa meraih satu bintang untuk kategori perlindungan penumpang dewasa. Sementara itu, GWM Haval Jolion dua bintang pada kategori yang sama. Untuk perlindungan penumpang anak, kedua mobil itu mendapat tiga bintang.

Baca Juga: GWM Haval H6L PHEV Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Hybrid Baru

Pada pengujian Kia Sonet, tim Global NCAP menemukan struktur bodi dan area kaki kendaraan tidak cukup kuat untuk menahan benturan lebih besar. Selain itu, perlindungan terhadap bagian dada saat terjadi tabrakan samping dinilai kurang memadai, sehingga berdampak pada rendahnya peringkat keselamatan yang diperoleh.

GWM Haval Jolion

Di sisi lain, GWM Haval Jolion menunjukkan performa yang lebih baik dalam melindungi kepala, leher, dan dada penumpang saat uji tabrak frontal. Namun, perlindungan pada area lutut masih dianggap belum optimal.

Kia Sonet dan GMW Haval Jolion Belum Dilengkapi Airbag Kepala samping

Global NCAP juga mencatat bahwa kedua model tersebut belum dilengkapi airbag kepala samping sebagai fitur standar. Akibatnya, pengujian benturan samping terhadap tiang tidak dapat dilakukan.

Chief Executive Officer Global NCAP, Richard Woods, mengkritik praktik sejumlah produsen otomotif yang masih memasarkan kendaraan dengan spesifikasi keselamatan lebih rendah di Afrika dibandingkan dengan produk yang dijual di pasar Eropa.

Kia Sonet yang dipasarkan di Indonesia

Menurut Woods, hasil pengujian yang diperoleh Kia Sonet dan GWM Haval Jolion menunjukkan, masih adanya pekerjaan besar yang harus dilakukan industri otomotif untuk menghadirkan standar keselamatan yang lebih merata di seluruh pasar.

Lebih Cermat Memilih Kendaraan

Pandangan serupa disampaikan Kepala Eksekutif Asosiasi Otomotif Afrika Selatan, Bobby Ramagwede. Ia mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat memilih kendaraan, khususnya pada segmen entry-level maupun kendaraan bekas.

Ramagwede menegaskan bahwa fitur keselamatan seperti airbag samping dan Electronic Stability Control (ESC) memiliki peran penting dalam mengurangi risiko cedera saat kecelakaan. Namun, fitur-fitur tersebut masih belum menjadi perlengkapan standar pada banyak kendaraan yang dipasarkan di sejumlah negara berkembang.

Baca Juga: New Kia Sonet Diperkenalkan di Semarang, Cek Varian dan Harga OTR-nya

Temuan ini kembali menyoroti adanya perbedaan standar keselamatan antara pasar maju dan pasar berkembang. Padahal, setiap pengguna jalan seharusnya memperoleh tingkat perlindungan yang setara tanpa memandang wilayah tempat kendaraan tersebut dijual.

Baca Artikel Asli