OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Kota Delhi Tak Terima Lagi Pendaftaran Motor Bensin Mulai 2028

Berry - Minggu, 05 Juli 2026
OtoNews Motor News

KabarOto.com - Pemerintah Delhi, India, resmi menetapkan kebijakan yang akan menghentikan pendaftaran baru sepeda motor dan skuter bermesin pembakaran internal (ICE) mulai 1 April 2028. Langkah ini merupakan bagian dari Delhi EV Policy 2.0.

Program tersebut bertujuan untuk mempercepat transisi menuju kendaraan listrik. Sekaligus mengurangi tingkat polusi udara yang selama ini menjadi masalah serius di ibu kota India itu.

Berdasarkan kebijakan tersebut, kendaraan roda dua berbahan bakar bensin yang sudah terdaftar tetap diizinkan beroperasi. Larangan hanya berlaku untuk registrasi kendaraan baru.

Baca Juga : First Drive VinFast MPV 7, MPV Listrik 7-Seater yang Nyaman, Fungsional, dan Siap Jadi Andalan Keluarga

Sebelum aturan tersebut diberlakukan, pemerintah juga akan lebih dulu mewajibkan seluruh pendaftaran baru kendaraan roda tiga dan angkutan barang ringan, beralih ke model listrik mulai 2027.

Delhi menargetkan sedikitnya 30 persen populasi kendaraan di kota tersebut telah beralih ke kendaraan listrik pada 2030. Untuk mendukung target itu, pemerintah berencana membangun lebih dari 30.000 titik pengisian daya publik.

Termasuk memberikan insentif bagi pembelian kendaraan listrik, serta meningkatkan kapasitas jaringan listrik, agar mampu melayani lonjakan kebutuhan pengisian baterai.

Meski demikian, kebijakan ini juga menuai kritik dari sejumlah kalangan. Banyak pengemudi ojek, pengantar barang, hingga pengemudi becak motor listrik mengkhawatirkan keterbatasan infrastruktur pengisian daya yang dapat mengurangi jam kerja mereka.

Selain itu, biaya perawatan, usia baterai, dan risiko pencurian baterai juga menjadi perhatian bagi pelaku usaha kecil, yang mengandalkan kendaraan roda dua sebagai sumber penghasilan.

Baca Juga : Harga Tembaga Mahal, Ferrari dan BMW Beralih ke Kabel Aluminium

Sejumlah pemerhati lingkungan menilai tujuan memperbaiki kualitas udara memang patut diapresiasi. Namun, mereka berpendapat pemerintah juga harus memperkuat transportasi publik dan konektivitas antarmoda agar masyarakat memiliki alternatif mobilitas yang lebih baik.

Apabila implementasinya berjalan sesuai rencana, Delhi akan menjadi salah satu kota besar pertama di dunia, yang menghentikan pendaftaran baru sepeda motor berbahan bakar bensin. Kebijakan tersebut diperkirakan dapat menjadi acuan bagi kota-kota lain di India.

Baca Artikel Asli