KabarOto.com - Pabrikan supercar asal Italia, Automobili Lamborghini, sukses memukau pencinta otomotif dunia dalam ajang bergengsi Concours of Elegance Germany 2026.
Berlokasi di Gut Kaltenbrunn, tepian Danau Tegernsee, pameran yang berlangsung pada 4–5 Juli tersebut menjadi saksi debut perdana Lamborghini Fenomeno Roadster untuk pasar Jerman.
Kehadiran mahakarya beratap terbuka ini tidak hanya menegaskan masa depan elektrifikasi performa tinggi Lamborghini, tetapi juga menjadi momen perayaan sejarah panjang mesin V12 mereka yang legendaris.
Baca Juga:
Fenomeno Roadster: Supercar Terkuat yang Sangat Langka
Menjadi bintang utama di stan Lamborghini Munich, Fenomeno Roadster memikat pengunjung lewat statusnya sebagai model Few-Off (edisi ultra-terbatas). Mobil ikonik ini hanya diproduksi sebanyak 15 unit di seluruh dunia, membuat alokasinya di pasar Jerman menjadi sangat eksklusif.
Di balik tampilannya yang radikal, Fenomeno Roadster dibekali jantung pacu V12 hybrid berdaya 1.080 dk. Catatan tersebut menjadikannya sebagai mobil beratap terbuka paling bertenaga yang pernah diproduksi oleh Lamborghini sepanjang sejarah.
Urusan performa tidak perlu diragukan. Hypercar ini mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam kurun waktu 2,4 detik, menyentuh 200 km/jam dalam 6,8 detik, dan sanggup menembus kecepatan puncak di atas 340 km/jam.
Lini Hybrid Modern yang Siap Diuji Coba
Selain memamerkan Fenomeno Roadster, Lamborghini turut memboyong dua model ramah lingkungan terbarunya yang mengusung teknologi hybrid canggih, yaitu:
- Lamborghini Temerario: Sukses mendefinisikan ulang konsep super sports car lewat mesin baru 4.000cc twin-turbo V8 yang dikombinasikan dengan tiga motor listrik. Kolaborasi ini menyemburkan tenaga total 920 dk dan mampu meraung hingga 10.000 rpm.
- Lamborghini Urus SE: Varian Super SUV berteknologi plug-in hybrid (PHEV) yang memadukan mesin 4.000cc twin-turbo V8 dengan motor listrik berdaya baterai litium-ion 25,9 kWh. Total tenaga yang dimuntahkan mencapai 800 dk dengan torsi masif 950 Nm.
Menariknya, para tamu undangan di Gut Kaltenbrunn diberikan kesempatan langka untuk langsung melakukan sesi uji coba (test drive) guna merasakan langsung impresi berkendara dari kedua monster elektrifikasi ini.
Baca Juga:
Menghormati Warisan Sejarah: 60 Tahun Lamborghini Miura
Tidak sekadar bicara masa depan, ajang ini menjadi ruang nostalgia berkat kehadiran jajaran koleksi V12 klasik milik kolektor pribadi yang dirawat langsung oleh divisi restorasi resmi, Lamborghini Polo Storico. Mobil-mobil legendaris seperti Countach dan Diablo tampak bersanding megah di lokasi acara.
Sorotan utama tertuju pada Lamborghini Miura yang merayakan hari jadinya yang ke-60 tahun ini, ditemani varian ekstremnya, Miura SV, yang menginjak usia 55 tahun.
Sejak meluncur pertama kali pada 10 Maret 1966 di Geneva Motor Show, Miura diakui dunia sebagai pelopor super sports car modern pertama berkat konfigurasi mesin V12 tengah transversal yang terinspirasi dari dunia balap.
Sesi pameran komprehensif ini sukses menyuguhkan perjalanan emosional bagi para pengunjung, sekaligus mempertegas bahwa keahlian tangan (craftsmanship) murni khas Sant’Agata Bolognese tetap abadi dari masa ke masa.