OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Leapmotor C10 Bisa Tempuh 503 Km, Apa Saja Keunggulan SUV Listrik Ini?

Bimo Hariyadi - 1 jam, 53 menit lalu
OtoNews Mobil

KabarOto.com - Persaingan SUV listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya berbagai teknologi yang menawarkan efisiensi, performa, dan kenyamanan berkendara. Salah satu model yang mengandalkan kombinasi tersebut adalah Leapmotor C10, SUV listrik yang dibekali baterai 69,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 503 km berdasarkan standar pengujian NEDC.

Leapmotor C10 tidak hanya mengandalkan kapasitas baterai untuk menunjang mobilitas. Mobil listrik ini juga mengusung teknologi Cell-to-Chassis (C2C), Active Grille Shutters, konsep Healthy Interior, serta Piano Style Dashboard sebagai bagian dari pendekatan pengembangan kendaraan.

Baca Juga: Leapmotor Ungkap Arsitektur LEAP 5.0 & Baterai CTC 3.0

Keempat aspek tersebut menyasar kebutuhan berbeda, mulai dari struktur kendaraan dan efisiensi aerodinamika hingga kenyamanan penumpang serta desain interior.

1. Teknologi C2C, Baterai Terintegrasi dengan Struktur Sasis

Salah satu teknologi yang menjadi perhatian pada Leapmotor C10 adalah Cell-to-Chassis (C2C). Teknologi ini mengintegrasikan baterai ke dalam struktur sasis kendaraan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang sekaligus mendukung karakter struktur mobil.

Leapmotor C10 diklaim memiliki kekakuan torsional sasis hingga 42.500 Nm/derajat. Karakter struktur tersebut dirancang untuk mendukung rigiditas dan stabilitas kendaraan selama berkendara.

Leapmotor C10 diklaim memiliki kekakuan torsional sasis hingga 42.500 Nm/derajat.

Dari sisi performa, SUV listrik ini menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 165 kW atau sekitar 224 PS, serta torsi 360 Nm. Tenaga disalurkan melalui sistem penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD).

Kombinasi motor listrik dan penggerak roda belakang tersebut mendukung respons tenaga yang sigap dalam berbagai kebutuhan berkendara.

Sementara itu, baterai berkapasitas 69,9 kWh memungkinkan Leapmotor C10 menempuh jarak hingga 503 km dalam satu kali pengisian daya berdasarkan standar NEDC. Angka ini merupakan hasil pengujian dengan siklus tertentu, sehingga jarak tempuh aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, kecepatan, cuaca, penggunaan pendingin kabin, dan gaya berkendara.

2. Active Grille Shutters untuk Mendukung Efisiensi

Selain teknologi baterai, Leapmotor C10 mengandalkan Active Grille Shutters untuk membantu mengoptimalkan aliran udara di bagian depan kendaraan.

Sistem ini bekerja dengan mengatur bukaan kisi-kisi udara secara otomatis sesuai kebutuhan kendaraan. Ketika tambahan aliran udara untuk pendinginan tidak diperlukan, kisi-kisi dapat menutup guna membantu mengurangi hambatan aerodinamika.

Sebaliknya, ketika komponen kendaraan membutuhkan pendinginan lebih optimal, kisi-kisi akan terbuka untuk meningkatkan aliran udara.

Pengaturan tersebut menjadi salah satu upaya mengoptimalkan efisiensi aerodinamika sekaligus menjaga kebutuhan pendinginan komponen kendaraan. Pada mobil listrik, pengelolaan energi menjadi aspek penting karena berkaitan dengan jarak tempuh dan kebutuhan daya selama perjalanan.

Melalui teknologi ini, Leapmotor C10 memadukan pengaturan aliran udara dengan kebutuhan operasional kendaraan untuk mendukung efisiensi berkendara.

3. Healthy Interior, Perhatikan Material dan Kualitas Udara Kabin

Kabin Leapmotor C10

Kenyamanan kabin menjadi aspek lain yang ditawarkan Leapmotor C10. SUV listrik ini memiliki dimensi panjang 4.739 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.680 mm, yang mendukung penyediaan ruang bagi pengemudi dan penumpang.

Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah konsep Healthy Interior, dengan perhatian pada pemilihan material pelapis dan kualitas udara di dalam kabin.

Material pelapis jok menggunakan Eco-Leather dengan sertifikasi OEKO-TEX® STANDARD 100. Sertifikasi tersebut berkaitan dengan pengujian material tekstil terhadap keberadaan zat-zat berbahaya sesuai kriteria yang berlaku.

Leapmotor C10 juga dilengkapi sistem filtrasi udara PM2.5 untuk membantu menyaring partikel halus di dalam sistem sirkulasi udara kabin. Fitur ini ditujukan untuk mendukung kualitas udara yang lebih baik selama perjalanan.

Dari sisi kenyamanan, tersedia Heated & Ventilated Front Seats yang memungkinkan pengaturan pemanasan dan ventilasi pada jok depan. Ada pula Fully Reclinable Seats untuk memberikan keleluasaan dalam mengatur posisi duduk agar lebih rileks.

Kesan lapang di dalam kabin turut didukung panoramic sunroof seluas 2,1 meter persegi, yang memungkinkan cahaya alami masuk dan memberikan pandangan lebih terbuka.

Untuk mendukung kepraktisan, Leapmotor C10 dibekali Digital NFC Key untuk akses kendaraan serta Electric Tailgate yang memungkinkan pintu bagasi dibuka dan ditutup secara elektrik.

Kombinasi fitur tersebut membuat perhatian pada kabin tidak hanya berkaitan dengan desain, tetapi juga kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

4. Piano Style Dashboard, Interior Minimalis dan Fungsional

Keunggulan berikutnya terdapat pada Piano Style Dashboard yang menjadi bagian dari karakter desain interior Leapmotor C10.

Dashboard mengusung pendekatan minimalis dengan penataan elemen yang rapi dan garis desain yang bersih. Komposisi tersebut memberikan kesan modern sekaligus menjaga tampilan kabin tetap harmonis.

Pendekatan desain ini juga menekankan keterpaduan antara estetika dan fungsi. Setiap elemen interior ditempatkan untuk membentuk tampilan yang selaras dengan konsep kabin secara keseluruhan.

Bagi pengguna yang menghabiskan banyak waktu di dalam kendaraan, desain dashboard menjadi salah satu bagian yang membentuk pengalaman berkendara, selain ruang kabin dan kelengkapan fitur pendukung.

Melalui Piano Style Dashboard, Leapmotor C10 menampilkan karakter interior yang mengedepankan kesederhanaan visual tanpa meninggalkan aspek fungsionalitas.

Leapmotor C10 Padukan Performa dan Kenyamanan

Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, mengatakan pengembangan C10 berangkat dari kebutuhan untuk menyeimbangkan inovasi teknologi dengan penggunaan kendaraan sehari-hari.

Menurutnya, setiap aspek kendaraan dikembangkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik, baik dari sisi teknologi maupun kepraktisan bagi pengguna.

Secara keseluruhan, Leapmotor C10 memadukan motor listrik bertenaga 165 kW, torsi 360 Nm, baterai 69,9 kWh, dan jarak tempuh hingga 503 km berdasarkan NEDC dengan sejumlah fitur pendukung kenyamanan.

Teknologi C2C menjadi bagian dari pendekatan struktural kendaraan, Active Grille Shutters mendukung pengelolaan aerodinamika, Healthy Interior menyoroti material dan filtrasi udara kabin, sedangkan Piano Style Dashboard memperkuat karakter desain interior.

Baca Juga: Debut Perdana Leapmotor B03, Hatchback Listrik Cerdas Perkotaan

Kombinasi tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah SUV listrik dikembangkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas, tetapi juga untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang menggabungkan performa, efisiensi, kenyamanan, dan fungsionalitas.

Baca Artikel Asli