OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Lewis Hamilton Blak-blakan, Ferrari Kalah Tenaga untuk Kejar Mercedes di F1 2026

Pradia Eggi - Jumat, 29 Mei 2026
OtoSport Formula One

KabarOto.com - Lewis Hamilton menilai Ferrari masih kesulitan menandingi Mercedes pada musim Formula 1 2026, terutama karena kalah dalam hal tenaga mesin.

Pembalap asal Inggris itu baru saja meraih hasil terbaiknya bersama Ferrari dengan finis kedua di F1 Kanada. Meski berhasil mengungguli Max Verstappen dalam duel di akhir balapan, Hamilton tetap tertinggal lebih dari 10 detik dari pemenang lomba, Andrea Kimi Antonelli dari Mercedes.

Dominasi Mercedes musim ini memang belum terbendung. Tim tersebut menyapu bersih lima seri pembuka, sementara Ferrari belum mampu memberikan perlawanan berarti, meski sempat kompetitif di awal balapan.

Lewis Hamilton saat bersaing dengan Oscar Piastri.

Scuderia Ferrari HP Kekurangan Tenaga

Hamilton menyebut kekurangan tenaga sebagai faktor utama. Ia mengaku mampu mengimbangi Mercedes di tikungan, tetapi kehilangan banyak waktu di lintasan lurus.

Kalau defisit tenaga itu hilang, kami bisa bersaing. Tapi saat ini, itu belum terjadi,

ujar Hamilton dikutip dari Crash.

Ia menambahkan, bahkan saat menggunakan mode menyalip, mobil Mercedes tetap mampu menjauh. Hal ini menunjukkan selisih performa yang cukup besar di sektor mesin.

Baca Juga: Klasemen Pembalap dan Tim Usai F1 Kanada 2026

Hamilton menyebut musim 2026 sebagai salah satu era paling sulit dalam kariernya.

Ferrari kini berharap pada regulasi baru yang tengah disiapkan FIA, yakni Additional Development Upgrade Opportunity (ADUO). Aturan ini memungkinkan pabrikan yang tertinggal performa mesin sebesar 2-4 persen untuk mendapatkan kesempatan pengembangan tambahan.

Baca Juga: Hasil F1 Kanada 2026: Kimi Antonelli Raih Kemenangan di Kanada Secara Dramatis

Ferrari diperkirakan masuk dalam kategori tersebut, meski belum ada konfirmasi resmi.

Meski demikian, Hamilton melihat peluang di seri berikutnya di Monaco. Menurutnya, karakter sirkuit jalan raya tersebut lebih menitikberatkan pada handling dibanding tenaga mesin.

Di Monaco, tenaga bukan segalanya. Saya rasa mobil kami bisa cukup kuat di sana,

kata Hamilton.

Ia pun menegaskan akan fokus memaksimalkan performa sejak sesi latihan untuk membuka peluang bersaing di barisan depan.

Baca Artikel Asli