KabarOto.com - Impian pembalap andalan Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, untuk membawa pulang trofi dari Formula 1 Prix Inggris 2026 harus sirna secara tragis, Minggu, (5/7).
Pembalap asal Belanda tersebut terpaksa menyudahi balapan lebih awal (Did Not Finish/DNF) setelah jet daratnya mengalami kegagalan teknis fatal pada komponen sayap belakang menjelang akhir balapan di Sirkuit Silverstone.
Padahal, Verstappen tengah berada dalam momentum krusial untuk memperebutkan posisi kedua dengan rival sengitnya, Lewis Hamilton (Scuderia Ferrari), sebelum insiden di tikungan Stowe merenggut semua poin yang sudah di depan mata.
Baca Juga: Strategi McLaren Atasi Batasan Jet Darat MCL40 di F1 Inggris 2026
Kronologi Kerusakan Komponen Sayap Belakang
Sepanjang balapan berjalan, Verstappen sejatinya tampil habis-habisan untuk menutupi kelemahan top speed dan keseimbangan mobilnya.
Setelah tampil cukup baik menggunakan ban Medium, ritme balapnya mulai melambat saat beralih ke kompon Hard. Kendati demikian, Verstappen masih mampu mengamankan posisi ketiga dan mengancam barisan depan.
Petaka muncul di lap-lap akhir ketika sistem mekanis sayap belakangnya mendadak tidak berfungsi dengan benar. Komponen penunjang aerodinamika tersebut gagal terpasang sempurna (would not fully attach), yang seketika melenyapkan gaya tekan ke bawah (downforce) secara drastis pada bagian belakang mobil.
Akibat hilangnya stabilitas secara instan dalam kecepatan tinggi, mobil Verstappen melintir keluar lintasan dan tidak dapat melanjutkan balapan.
Kegagalan teknis ini menjadi pukulan telak yang serupa dengan masalah kualifikasi yang ia hadapi di GP Austria seminggu sebelumnya, meskipun dengan jenis kerusakan pasokan downforce yang berbeda.
Ungkapan Kekecewaan Mendalam Max Verstappen
Usai keluar dari kokpit, Max Verstappen tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas hasil buruk di seri Silverstone kali ini.
Ini bukan hasil yang kami inginkan dari akhir pekan ini. Sejak awal kami sudah berjuang keras dengan keseimbangan dan top speed jika dibandingkan dengan mobil Isack (Hadjar),
tutur Verstappen.
Verstappen memaparkan, "Saat balapan, kami tampil oke dengan ban Medium tetapi mulai kesulitan menemukan kecepatan dengan ban Hard. Kami sedang bertarung untuk P3 menjelang akhir balapan, namun mengalami masalah yang mirip dengan kualifikasi di Austria. Ini kerusakan berbeda pada sayap belakang, di mana komponen tersebut tidak menempel sempurna, membuat kami kehilangan banyak downforce dan melintir keluar trek. Saya harap minggu-minggu ke depan akan lebih baik, dan kami bisa membereskan masalah ini sebelum balapan di Spa."
Respons Tegas dan Permohonan Maaf Laurent Mekies
Melihat pembalap utamanya kehilangan podium potensial yang berharga untuk klasemen konstruktor, CEO sekaligus Team Principal Red Bull Racing, Laurent Mekies, langsung angkat bicara. Dirinya secara terbuka meminta maaf dan menegaskan bahwa tim mengambil langkah investigasi yang sangat serius atas isu reliabilitas ini.
Pertama-tama, kami harus memulai dengan meminta maaf kepada Max. Masalah pada sayap belakang mobilnya berkembang di tahap akhir balapan yang pada akhirnya membuat dia terlempar keluar trek,
ujar Mekies.

"Ini bukan pertama kalinya insiden jenis ini terjadi, kami menanggapinya dengan sangat serius dan akan menerapkan semua hal yang diperlukan untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Yang terpenting malam ini adalah Max dalam kondisi baik-baik saja," dijelaskan Mekies.
Mekies juga menambahkan bahwa performa Verstappen sebelum insiden tersebut terjadi sebenarnya sangat luar biasa karena mampu mengungguli para pesaing terdekat mereka.
Baca Juga: Ferrari Naik di Klasemen Sementara Usai Balapan di Inggris
"Melihat balapan hingga titik tersebut, kecepatan kami sebenarnya lebih baik daripada waktu kapan pun di akhir pekan ini. Max dan tim mengeksekusi balapan yang kuat yang menempatkan kami di posisi ketiga yang solid sebelum insiden terjadi. Hasil itu seharusnya menempatkan kami di depan satu Mercedes dan kedua McLaren di akhir pekan di mana kami memiliki beberapa batasan keseimbangan dan performa yang cukup serius. Isack memiliki akhir pekan yang solid dengan kualifikasi yang sangat bagus kemarin dan balapan yang kuat hari ini untuk finis P5," pungkas Mekies.
Dengan hasil DNF yang diraih Verstappen, berkah justru didapatkan oleh rekan setimnya, Isack Hadjar, yang finis di posisi kelima setelah tampil tenang mempertahankan posisinya. Hasil positif juga dipetik oleh tim satelit, Visa Cash App Racing Bulls, lewat duet Liam Lawson dan Arvid Lindblad yang masing-masing finis di posisi keenam dan ketujuh.