KabarOto.com - Tim Scuderia Ferrari HP harus menerima sanksi denda usai melakukan pelanggaran prosedur ban dalam sesi latihan bebas (FP2) F1 Belgia di Spa-Francorchamps.
Insiden ini terungkap setelah sesi latihan bebas kedua di F1 Belgia, ketika delegasi teknis FIA, Jo Bauer, melaporkan bahwa Scuderia Ferrari tidak mengembalikan ban sesuai aturan.
Dalam laporan resminya disebutkan, ban yang bersangkutan tidak dikembalikan secara fisik kepada Pemasok Ban yang Ditunjuk sebelum dimulainya FP2.
Pelanggaran ini melibatkan dua mobil Scuderia Ferrari, yakni milik Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, yang seharusnya mengembalikan set ban kering setelah FP1.
Ferrari Akui Pelanggaran Ban, Denda €10.000
Pihak Ferrari langsung dipanggil steward dan mengakui adanya keterlambatan dalam prosedur pengembalian ban. Kepala tim Fred Vasseur juga tidak membantah kesalahan tersebut.
Hasilnya, Ferrari dijatuhi denda total sebesar €10.000 setelah mengakui pelanggaran tersebut sebagai kelalaian prosedural.
Baca Juga: Scuderia Ferrari Siap Menghadapi Ujian Berat di Spa-Francorchamps!
Aturan Ban F1 Ternyata Ketat
Dalam regulasi F1, ban yang sudah dilaporkan secara elektronik wajib dikembalikan secara fisik ke pemasok resmi, yakni Pirelli. Hal ini penting untuk inspeksi kondisi ban, termasuk potensi kerusakan dan aspek keselamatan.
Analis Sky Sports F1, Bernie Collins, menjelaskan pentingnya prosedur ini.
Namun, ban-ban itu harus dikirim kembali ke Pirelli secara fisik... agar Pirelli dapat memeriksanya untuk melihat kerusakan, sobekan, atau hal-hal lain,
jelasnya.
Pernah Terjadi Sebelumnya di F1
Kasus serupa ternyata bukan yang pertama. Aston Martin (saat masih Force India) pernah melakukan pelanggaran serupa di F1 Jerman 2016, yang berujung penalti grid untuk Nico Hulkenberg.
Namun berbeda dengan Scuderia Ferrari yang hanya mendapat denda, pelanggaran saat itu berdampak langsung pada posisi start pembalap.
Dengan kejadian ini, Ferrari harus lebih disiplin dalam prosedur teknis, terutama di tengah persaingan ketat musim Formula 1 saat ini.
Baca Juga: Jelang F1 Belgia 2026: Memahami Sirkuit Spa-Francorchamps

