KabarOto.com - Sesi Sprint Qualifying Formula 1 (F1) Inggris di Sirkuit Silverstone menyajikan drama tingkat tinggi. Di hadapan publiknya sendiri, pembalap veteran Scuderia Ferrari HP, Lewis Hamilton, sukses mengamankan posisi start terdepan (pole position) untuk sesi Sprint Race setelah mencatatkan waktu tercepat yang sangat krusial.
Hamilton merebut pole keduanya di format Sprint sekaligus yang ketiga bagi Ferrari musim ini setelah membukukan waktu 1:28,376 detik pada babak SQ3. Catatan ini hanya terpaut super tipis, yakni 0,011 detik, dari pembalap muda Mercedes sekaligus pemimpin klasemen sementara, Kimi Antonelli, yang harus puas di posisi kedua.
Sengit Sejak SQ1 hingga SQ3
Kejutan performa jet darat Ferrari SF-26 sudah terlihat sejak sesi latihan bebas tunggal (FP1). Hamilton dan rekan setimnya, Charles Leclerc, langsung tampil kompetitif di atas ban Medium yang diwajibkan regulasi pada SQ1 dan SQ2.
Baca Juga: Charles Lerclerc Berharap Terhadap Performa Ferrari di F1 Inggris
Puncaknya terjadi di SQ3 yang menggunakan ban Soft. Dengan format satu kali percobaan lap krusial akibat keterbatasan waktu, Hamilton tampil tanpa cela. Di sisi lain, sang juara bertahan Max Verstappen (Oracle Red Bull Racing) melakukan lonjakan performa di menit-menit akhir untuk mengamankan posisi ketiga dengan waktu 1:28,697 detik. Verstappen sukses menggeser Charles Leclerc ke posisi keempat hanya dengan keunggulan tipis 0,006 detik.
Sementara itu, rekan setim Antonelli di Mercedes, George Russell, harus puas mengawali balapan dari posisi kelima, diikuti oleh duet pembalap McLaren.
Sesi Sprint
Sirkuit Silverstone, yang dikenal sebagai salah satu lintasan paling legendaris dan sakral dalam kalender Formula 1, memiliki panjang total 5,891 kilometer. Lintasan ikonik yang berdiri di bekas pangkalan udara Perang Dunia II ini memiliki total 18 tikungan, yang terdiri dari 10 tikungan ke kanan dan 8 tikungan ke kiri.
Tata letak modern sirkuit ini juga menyuguhkan dua lintasan lurus utama yang menjadi zona empuk terjadinya aksi overtaking, yakni Wellington Straight sepanjang 660 meter dan Hangar Straight yang membentang sejauh 770 meter.
Kombinasi lintasan lurus yang panjang dan rangkaian tikungan super cepat seperti Copse, Maggotts, dan Becketts menjadikan Silverstone sebagai arena adu kecepatan murni bagi jet darat F1. Kecepatan tertinggi (top speed) yang pernah terekam di sirkuit ini menyentuh angka fantastis 356 km/jam, sebuah rekor yang dicetak oleh Carlos Sainz pada musim balap 2021 berkat bantuan slipstream dan sistem DRS (Drag Reduction System).
Sementara itu, untuk sejarah catatan waktu tercepat saat balapan resmi (official race lap record), rekornya masih dipegang teguh oleh bintang Red Bull Racing, Max Verstappen, yang membukukan waktu luar biasa 1:27,097 detik pada tahun 2020.
Sesuai dengan regulasi resmi FIA, format Sprint Race F1 wajib menempuh jarak minimal sepanjang 100 kilometer. Dengan panjang satu putaran Silverstone yang mencapai 5,891 kilometer, balapan intensitas tinggi pada hari Sabtu, (4/7) di GP Inggris 2026 ini akan berlangsung tepat selama 17 putaran (hasil pembulatan ke atas dari total jarak 100,147 km).
Angka ini sekaligus mengklarifikasi kesimpangan data dalam rilis pers pra-kualifikasi, mengonfirmasi bahwa prediksi 17 putaran milik Ferrari dan Red Bull adalah jumlah lap yang akurat untuk persaingan sengit esok hari.
Suara Pembalap
Keberhasilan ini disambut luar biasa oleh Hamilton yang merasa energi penonton tuan rumah menjadi faktor penentu kemenangannya atas Antonelli.
Kembali ke trek yang sangat saya cintai ini selalu terasa spesial, dan meraih pole untuk Sprint di sini adalah perasaan yang luar biasa,
ujar Lewis Hamilton.
Hamilton menambahkan, "Melihat jarak dengan Kimi, saya rasa energi dari para penggemar di tribunlah yang memberi saya keunggulan satu per seratus detik itu. Kami tidak menyangka bisa sekompetitif ini."
Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, mengaku sedikit kecewa namun tetap optimistis menatap balapan penentu esok hari.
Sesi kualifikasi ini sangat ketat dan cukup frustrasi rasanya kehilangan posisi terdepan dengan margin sekecil itu. Keseimbangan mobil baru saya temukan di SQ2. Ferrari jelas membuat langkah maju yang besar, namun kami tahu kami memiliki modal kuat untuk memperebutkan kemenangan besok,
kata Kimi Antonelli.
Kekhawatiran Mercedes juga diamini oleh George Russell yang terkejut dengan lompatan performa tim kuda jingkrak di sirkuit yang di atas kertas tidak menguntungkan Ferrari tersebut. Di sisi lain, Charles Leclerc merasa performanya belum maksimal.
Saya cukup percaya diri memasuki SQ3, tetapi saya kehilangan bagian akhir untuk benar-benar memaksimalkan mobil di setiap putaran. Tapi ini hasil positif karena kami awalnya tidak mengira akan sekompetitif ini di Silverstone,
tutur Charles Leclerc.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Menjelang F1 Inggris di Sirkuit Silverstone
Sesi Sprint Race GP Inggris dijadwalkan berlangsung hari Sabtu pada pukul 12:00 waktu setempat (18:00 WIB). Setelah balapan sepanjang 100 kilometer tersebut usai, aturan parc fermé akan dibuka kembali agar semua tim dapat menyempurnakan setelan mobil sebelum kualifikasi utama Grand Prix dimulai pada pukul 16:00 waktu setempat.
Berikut adalah tabel hasil sesi kualifikasi (Sprint Shootout / posisi start) yang diikuti oleh 22 pembalap untuk Sprint Race F1 GP Inggris 2026:
| Pos. | No. | Nama Pembalap | Nama Tim | Catatan Waktu | Selisih Waktu (Gap) |
| 1 | 44 | Lewis Hamilton | Ferrari | 1:28,376 detik | — |
| 2 | 12 | Kimi Antonelli | Mercedes | 1:28,387 detik | +0,011 detik |
| 3 | 3 | Max Verstappen | Red Bull Racing | 1:28,697 detik | +0,321 detik |
| 4 | 16 | Charles Leclerc | Ferrari | 1:28,703 detik | +0,327 detik |
| 5 | 63 | George Russell | Mercedes | 1:28,733 detik | +0,357 detik |
| 6 | 1 | Lando Norris | McLaren | 1:28,740 detik | +0,364 detik |
| 7 | 81 | Oscar Piastri | McLaren | 1:28,772 detik | +0,396 detik |
| 8 | 6 | Isack Hadjar | Red Bull Racing | 1:28,835 detik | +0,459 detik |
| 9 | 30 | Liam Lawson | Racing Bulls | 1:28,927 detik | +0,551 detik |
| 10 | 41 | Arvid Lindblad | Racing Bulls | 1:29,367 detik | +0,991 detik |
| 11 | 10 | Pierre Gasly | Alpine | 1:29,482 detik | +1,106 detik |
| 12 | 5 | Gabriel Bortoleto | Audi | 1:29,679 detik | +1,303 detik |
| 13 | 27 | Nico Hulkenberg | Audi | 1:29,707 detik | +1,331 detik |
| 14 | 43 | Franco Colapinto | Alpine | 1:29,983 detik | +1,607 detik |
| 15 | 55 | Carlos Sainz | Williams | 1:30,197 detik | +1,821 detik |
| 16 | 23 | Alexander Albon | Williams | 1:30,650 detik | +2,274 detik |
| 17 | 87 | Oliver Bearman | Haas F1 Team | 1:31,083 detik | +2,707 detik |
| 18 | 31 | Esteban Ocon | Haas F1 Team | 1:31,714 detik | +3,338 detik |
| 19 | 11 | Sergio Perez | Cadillac | 1:31,776 detik | +3,400 detik |
| 20 | 77 | Valtteri Bottas | Cadillac | 1:32,020 detik | +3,644 detik |
| 21 | 14 | Fernando Alonso | Aston Martin | 1:32,910 detik | +4,534 detik |
| 22 | 18 | Lance Stroll | Aston Martin | 1:32,988 detik | +4,612 detik |