KabarOto.com - Honda Prelude yang dihadirkan oleh Honda Prospect Motor (HPM), dan Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang memasarkan Honda Prelude generasi keenam ini.
KabarOto mencoba Honda Prelude berkelir merah tersebut, di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Honda Prelude diposisikan di antara Honda Civic dan Accord, dengan karakter sport car yang tetap mengedepankan kenyamanan untuk penggunaan harian.
Baca juga: Honda Prelude Resmi Hadir di Indonesia, Sudah Bisa Dipesan Mulai Sekarang

Harga dibawah 1 Milyar
Konsumen Tanah Air pun sudah dapat melakukan pemesanan atau pre-booking mulai 23 Januari 2026, menjadikan Indonesia sebagai pasar pembuka untuk Prelude terbaru di kawasan regional.
Harga yang ditawarkan untuk Honda Prelude pada tahun 2026 ini adalah sekitar Rp 974.900.000, secara historis, Honda Prelude pertama kali diproduksi pada 1978 dan sempat dihentikan pada 2001, sebelum akhirnya dihidupkan kembali dengan teknologi elektrifikasi.
Sebagai bagian dari strategi elektrifikasi Honda, Prelude diposisikan sebagai simbol awal transisi elektrifikasi di segmen sport car.
Spesifikasi Honda Prelude
Untuk jantung pacu, menggunakan mesin 4 silinder dengan kapasitas 1.993 cc yang dipadukan motor listrik dengan baterai Lithium-ion, memiliki penggerak roda depan (Front Wheel Drive / FWD) dan menggunakan transmisi e-CVT.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 200 dk dan torsi puncak 314 Nm, dengan fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan performa. Honda juga menyematkan fitur S+ Shift yang mampu mensimulasikan perpindahan gigi layaknya transmisi konvensional, meski menggunakan e-CVT.
Untuk mode berkendara yang dapat digunakan, adalah Comfort, GT, Sport, dan Individual, kendaraan sedan coupe ini menggunakan teknologi hybrid (e:HEV) sebagai penggeraknya.

Perpaduan Sistem Individual dan Sport
KabarOto berkesempatan mencoba kendaraan tersebut, kendaraan yang menggunakan pelek 19 inci dengan ban ukuran 235/40R19 dicoba untuk 1 putaran di kawasan industri Cikarang tersebut.
Saat mulai dijalankan, karakter tenaga Honda Prelude langsung terasa. Respons dari tenaga saat mencoba membuat mobil memberikan dorongan yang cukup spontan ketika pedal akselerator diinjak.
Respons akselerasi terasa cepat sejak kecepatan rendah memberikan torsi secara instan, pindah ke mode Sport ketika mobil terus berakselerasi. Hasilnya, dorongan tenaga terasa responsif tanpa memberikan hentakan yang berlebihan.
Begitu juga saat digunakan pada mode Sport, respons pedal gas juga terasa cukup mudah diprediksi. Pengemudi tidak perlu menekan pedal terlalu dalam untuk mendapatkan dorongan tenaga yang dibutuhkan.
Sistem pengendalian traksi juga membantu menjaga cengkeraman roda depan ketika akselerasi dilakukan lebih agresif. Dengan begitu, tenaga besar yang dihasilkan saat menggunakan sistem Sport atau Individual tetap dapat disalurkan secara terkontrol.
Dari balik kemudi, perpaduan mesin dan motor listrik menjadi salah satu daya tarik, kendaraan memberikan respons akselerasi yang spontan dan tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Baca juga: HPM Serah Terima 20 Unit Honda Prelude di Vault Automotive Museum

Mode Comfort Tetap Nyaman
Honda Prelude tetap mengutamakan kenyamanan dan efisiensi dalam penggunaan sehari-hari, khususnya saat menggunakan mode Comfort, namun akan sedikit berbeda ketika menggunakan mode GT.
Pada mode GT, pengguna akan disuguhkan dengan akselerasi yang lebih spontan dibandingkan tipe Comfort, respons akselerasi terasa cepat sejak kecepatan rendah.
Motor listrik memberikan torsi secara instan, sementara mesin dengan bahan bakar membantu mempertahankan tenaga ketika mobil terus berakselerasi. Hasilnya, dorongan tenaga tetap responsif tanpa memberikan hentakan yang berlebihan.
Namun karena lalu lintas padat dan pengujian hanya 1 lap, rasanya sudah cukup untuk mencoba kendaraan coupe ini. Selanjutnya pihak HPM pun berjanji akan memberikan waktu, ketika Honda Prelude ini memberikan porsi uji coba yang ideal.