Motor matik saat ini menguasai pasar di Indonesia. Kemudahan dalam mengemudikannya menjadi alasan utama motor jenis ini laris manis di pasaran.
Selain lebih mudah untuk dikemudikan, perawatan motor matik diklaim lebih mudah dibandingkan dengan motor non-matik, seperti motor bebek.
Motor non-matik juga lebih sering mengganti oli dibandingkan dengan motor matik. Alasannya, motor non-matik jarak tempuhnya lebih jauh dibandingkan dengan motor matik. Sehingga, frekuensi untuk ganti oli lebih besar.
Meski tak ada survei resmi, motor non-matik pada bagian mesinnya terasa lebih cepat panas dibandingkan dengan tipe matik. Terlebih bila motor bebek kondisinya sudah berumur.