KabarOto.com - NanoFlowcell Holdings berekspansi ke Amerika Serikat dengan rencana untuk membangun seri Quant EV secara lokal.
Sebagai informasi NanoFlowcell menghadirkan QUANTiNO siap produksi pada awal 2016, sekitar 12 bulan setelah dipresentasikan sebagai konsep di Geneva Motor Show pada 2015.
Mobil listrik yang dikembangkan oleh nanoFlowcell unik, karena tidak menggunakan paket baterai. Sebaliknya, mereka menggunakan teknologi bi-ION yang menggunakan elektrolit bermuatan positif dan anolit bermuatan negatif yang bertemu dalam membran selektif ion, menghasilkan listrik.
Baca juga: Ini Komentar Toyota Soal Subsidi Mobil Listrik Dan Hybrid
Dalam siaran resminya, mengumumkan pertumbuhannya ke pasar Amerika Serikat, perusahaan yang berbasis di London itu mengatakan, mereka memiliki rencana proyek untuk produksi seri QUANT E-models serta pembangunan fasilitas produksi bi-ION® berskala besar. Serta enyediakan energi terbarukan yang dapat dipindahkan, untuk mendorong aplikasi nanoFlowcell.
Kepala Eksekutif Perusahaan dan Kepala Petugas Teknologi Nunzio La Vecchia mengatakan, dengan Undang-Undang Pengurangan Inflasi, Amerika Serikat telah melakukan investasi terbesar dalam energi bersih, dan implikasi potensial untuk energi terbarukan sangat luas jangkauannya.
Baca juga: Daftar Mobil-mobil Listrik Diluncurkan Selama Tahun 2022
Mereka idak akan mencari investasi pemerintah dalam mengembangkan nanoFlowcell USA, untuk memperluas fasilitas dan infrastruktur manufaktur kami di Amerika Serikat. "Kami akan menjalin kemitraan strategis, untuk membangun dan memperluas manufaktur dan infrastruktur, serta mengintegrasikan teknologi nanoFlowcell ke semua sektor ekonomi," Nunzio.
Mobil konsepnya mengadopsi 2+2, menggunakan atap yang bisa dilepas dan motor listrik di setiap roda, menghasilkan tenaga gabungan 320 dk. Solusi elektrolit bi-ION, kendaraan disimpan dalam dua tangki 125 liter dan diklaim dapat menempuh jarak 2.000 km.