KabarOto.com - Honda dikabarkan tengah mempertimbangkan pembangunan fasilitas produksi baru di Amerika Utara untuk memenuhi permintaan kendaraan yang terus meningkat di kawasan tersebut. Rencana ini muncul karena ingin memperkuat penetrasi pasar di negara yang jadi pasar paling menguntungkan bagi Honda.
Dalam wawancara dengan media Jepang Yomiuri Shimbun, CEO Honda Toshihiro Mibe mengungkapkan bahwa perusahaan ingin meningkatkan penjualan secara signifikan di Amerika Utara. Menurutnya, strategi utama adalah memproduksi kendaraan sedekat mungkin dengan pasar tempat produk tersebut dijual.
Saat ini, Honda telah mengoperasikan sejumlah pabrik di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di Amerika Serikat, fasilitas produksi Honda tersebar di Ohio, Indiana, dan Alabama yang memproduksi model andalan, mulai dari Honda Accord, CR-V, Civic, hingga SUV besar seperti Pilot dan Odyssey.
Baca Juga : Audi A6 Allroad Generasi Ke-5 Pamer Teknologi PHEV

Permintaan yang tinggi membuat fasilitas manufaktur Honda di kawasan tersebut nyaris mencapai kapasitas maksimum. Pabrik Honda di Amerika Serikat disebut beroperasi dengan tingkat utilisasi sekitar 85 persen. Sementara total kemampuan produksi tahunan sebanyak 1,8 juta unit kendaraan.
Amerika Utara sendiri menjadi pasar paling penting bagi Honda. Pada 2025, wilayah ini menyumbang sekitar 40 persen dari total penjualan global perusahaan, menjadikannya sumber pendapatan terbesar bagi pabrikan tersebut.
Baca Juga : Geely Coolray Resmi Meluncur di Indonesia, SUV Turbo Perdana Bermesin Konvensional
Meski demikian, rencana pembangunan pabrik baru masih berada pada tahap awal. Mibe mengakui proyek semacam ini membutuhkan investasi besar dan waktu bertahun-tahun sebelum benar-benar terealisasi. Bahkan proses pembangunan hingga pabrik beroperasi diprediksi memakan waktu hampir satu dekade.
Langkah ekspansi ini muncul setelah Honda mengubah strategi elektrifikasinya di Amerika Utara. Perusahaan sebelumnya membatalkan sejumlah proyek kendaraan listrik dan kini memilih memperkuat lini hybrid sebagai tulang punggung bisnisnya di masa depan. Honda menargetkan peluncuran 15 model hybrid baru hingga akhir dekade ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen di kawasan tersebut.