KabarOto.com - Produsen supercar legendaris asal Italia, Ferrari, baru saja mengukir momen bersejarah yang sangat emosional di luar lintasan balap. Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia, Yang Kudus Paus Leone XIV, secara khusus menerima audiensi resmi dari delegasi tinggi Ferrari.
Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di kediaman musim panas kepausan yang terletak di Castel Gandolfo, Roma, Italia.
Perkenalan Ferrari Luce ke Paus Leone XIV
Delegasi pabrikan berlogo "Kuda Jingkrak" tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Eksekutif Ferrari, John Elkann, serta didampingi oleh Chief Executive Officer (CEO) Benedetto Vigna.
Baca Juga: GIIAS 2026 Diramaikan 6 Pendatang Baru, Lebih dari 60 Brand Siap Tampil
Tidak hanya jajaran petinggi, Ferrari juga memboyong sejumlah direktur eksekutif, insinyur, serta perwakilan teknisi dari pabrik pusat mereka di Maranello untuk menyaksikan langsung momen langka dan penuh berkat ini.
Dalam kesempatan istimewa tersebut, Ferrari secara resmi memperkenalkan mahakarya otomotif terbaru mereka yang diberi nama Ferrari Luce.
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada sang Pontifex, John Elkann menyerahkan sebuah cendramata yang sangat personal dan ikonik, yakni setir kemudi asli dari mobil Ferrari Luce yang sarat akan teknologi mutakhir.
Pertemuan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar Maranello. John Elkann mengungkapkan bahwa kesempatan bertatap muka dengan pemimpin spiritual dunia tersebut merupakan sebuah pencapaian moral yang luar biasa bagi perusahaan, serta memberikan energi positif bagi seluruh pekerja dalam menatap tantangan global di masa depan.
Momen Kehormatan Bersejarah
John Elkann menjelaskan bahwa momen kali ini merupakan sebuah emosi yang luar biasa dan kehormatan yang tak terhingga dapat bertemu dengan Yang Kudus (Paus) bersama rekan-rekan dari Ferrari.
Baca Juga: Ferrari Luce Bakal Menghadirkan Era Baru Radikal BEV
"Sebuah momen dengan nilai kemanusiaan dan simbolis yang luar biasa, yang menginspirasi seluruh insan di perusahaan kami untuk melanjutkan perjalanan mereka dengan semangat, tanggung jawab, dan rasa percaya diri terhadap masa depan. Sebuah kesempatan yang akan membekas selamanya dalam ingatan kami dan dalam sejarah Ferrari,” ujar Presiden Eksekutif Ferrari, John Elkann.
Audiensi ini menegaskan bahwa Ferrari tidak hanya dipandang sebagai simbol kecepatan dan kemewahan semata, melainkan juga representasi dari dedikasi, kerja keras, dan kebudayaan tinggi Italia di mata dunia.
Pertemuan bersejarah di Castel Gandolfo ini dipastikan akan dicatat dengan tinta emas dalam buku sejarah panjang perjalanan Ferrari sebagai salah satu merek paling berpengaruh di jagat raya.