Ferrari Luce Habis Terjual, Padahal Desainnya Sempat Dianggap Gagal

Pradia Eggi
Pradia Eggi
1 jam, 25 menit lalu
Ferrari Luce Habis Terjual, Padahal Desainnya Sempat Dianggap Gagal

Ferrari Luce Meluncur di Tiongkok. (Foto: Ferrari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Ferrari bikin gebrakan yang cukup di luar kebiasaan lewat kehadiran Ferrari Luce. Sedan listrik ini pertama kali diperkenalkan di Roma akhir Mei lalu, dan sekarang resmi meluncur di pasar Tiongkok.

Menariknya, Ferrari Luce langsung habis terjual, dari total jatah 88 unit untuk pasar Tiongkok, semuanya ludes dalam waktu singkat. Padahal, banderolnya nggak main-main, tembus 3.988.000 yuan atau sekitar Rp9 miliaran.

Fenomena ini cukup menarik, apalagi di tengah kondisi Ferrari yang justru mulai kehilangan pangsa pasar di Tiongkok. Salah satu penyebabnya adalah munculnya supercar lokal seperti Yangwang U9 yang makin canggih dan kompetitif.

Baca Juga: Ferrari Luce Masuk Era EV, Desainnya Justru Dinilai Kurang Greget

Belum lagi, biaya kepemilikan mobil bermesin bensin (ICE) di Tiongkok juga makin mahal. Tapi tampaknya, hal-hal seperti ini nggak terlalu ngaruh buat calon pembeli Ferrari.

Desain Ferrari Luce dianggap tidak tampil sebagai DNA Ferrari.

Yang bikin tambah menarik, harga Ferrari Luce di Tiongkok justru sedikit lebih murah dibandingkan di Eropa. Ada diskon sekitar 7 persen dari harga aslinya yang mencapai 550.000 euro.

Meski begitu, tetap saja harganya jauh di atas mobil listrik lokal. Sebagai gambaran, model seperti Denza Z9 GT dari BYD menawarkan spesifikasi lebih tinggi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Tapi ya, di segmen ini pembeli memang nggak cuma lihat spesifikasi.

Ferrari Luce Punya Nilai Lebih Secara Status

Ferrari sendiri memposisikan Ferrari Luce bukan sebagai supercar, melainkan grand tourer listrik 5 penumpang. Jadi lebih ke mobil mewah buat perjalanan jauh yang nyaman, bukan sekadar ngebut di sirkuit.

Sempat beredar rumor kalau Ferrari Luce ini semacam "tiket masuk" buat konsumen agar bisa lebih cepat dapat model Ferrari yang lebih eksklusif. Tapi isu ini langsung dibantah oleh pihak Ferrari.

Baca Juga: Luce Banyak Dihujat, Bos Ferrari Beri Tanggapan Keras

Kemunculan Ferrari Luce saat Mei lalu.

Di luar itu, satu hal yang jelas, Ferrari Luce tetap punya daya tarik kuat sebagai simbol status. Artinya, sekali muncul di jalan, langsung kelihatan kalau pemiliknya masuk golongan elite.

Memang, mobil-mobil China sekarang sudah makin canggih, bahkan dari sisi teknologi dan performa bisa lebih unggul. Tapi untuk urusan prestige dan emotional value, Ferrari masih punya tempat tersendiri.

Ferrari Luce jadi bukti bahwa pasar untuk mobil ultra-mewah tetap ada, terutama di kalangan super kaya yang mencari lebih dari sekadar angka performa.

Buat mereka, ini bukan cuma soal mobil. Tapi soal identitas, gengsi, dan pengalaman berkendara yang nggak bisa digantikan.

Tags:

#Ferrari Luce #Sedan Listrik #Mobil Listrik Terbaru
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan