Pelek Spoke Atau Jari-jari, Jangan Sembarangan Merawatnya
KabarOto.com - Pelek merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor karena berperan menahan beban kendaraan, meredam getaran, dan meneruskan putaran ke ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Secara umum, ada dua tipe pelek yang banyak digunakan, yaitu cast wheel dan spoke wheel (pelek jari-jari).
Setiap jenis pelek memiliki karakter berbeda. Cast wheel menawarkan tampilan modern dan kokoh, namun ketika mengalami keretakan, lazimnya tidak semua bisa diperbaiki. Sebaliknya, pelek jari-jari dikenal lebih lentur, lebih ekonomis, serta bisa disetel ulang kekencangannya sehingga tetap nyaman digunakan. Kekurangan utamanya adalah material besi/baja pada jari-jari yang lebih mudah berkarat apabila kurang dirawat.
Baca Juga: Alasan Tak Boleh Sepelekan Kerusakan Pada Kopling Kendaraan

“Pelek jari-jari punya keunggulan dalam hal kekuatan dan daya tahannya. Namun, keunggulan itu hanya bisa dirasakan jika pemilik motor rutin merawatnya, terutama menjaga kebersihan serta memastikan setiap jari-jari dalam kondisi kencang dan seimbang,” Ade Rohman selaku Sub Department Head Technical Training PT Daya Adicipta Motora.
Pelek jari-jari memiliki banyak celah kecil yang mudah menahan debu dan lumpur. "Jika kotoran dibiarkan menumpuk, karat bisa muncul dan menyebar ke bagian lain. Bersihkan pelek hingga ke sela-selanya, lalu keringkan dengan kain bersih setelah dicuci atau setelah melewati hujan," katanya.
Baca Juga: Modifikasi Yamaha XMax Connected Bertema Dayak dengan Pelek Seharga NMax

Karena umumnya menggunakan ban dalam (tube type), tekanan angin ban harus stabil. Tekanan yang terlalu rendah membuat beban pelek meningkat ketika melewati jalan rusak. "Sebagai acuan umum, gunakan tekanan sekitar 28 psi untuk ban depan dan 32 psi untuk ban belakang, kecuali motor Anda memiliki rekomendasi berbeda," sambung Ade.
"Keistimewaan pelek jari-jari adalah sifatnya yang dapat disetel. Jika ada jari-jari yang mengendur, motor bisa terasa tidak stabil. Lakukan pengecekan rutin untuk memastikan seluruh jari-jari dalam kondisi kencang dan seimbang," tutup Ade.