Bahaya Ban Kempis, Berpotensi Pecah Hingga Telapak Terlepas
Ilustrasi perawatan ban mobil (Foto: Auto2000)
KabarOto.com - Ban kempis berpotensi pecah sehingga telapak ban terlepas bisa saja terjadi saat berkendara. Mungkin, ada beberapa yang mempertanyakan kualitas ban.
Namun, ada hal lain yang berpotensi menjadi sumber masalah, salah satunya tidak merawat ban dengan baik.
Aries Budiarto, Technical Leader Aftersales Auto2000 mengatakan, tekanan udara ban yang kurang merupakan pemicu utama pecah ban, kejadian sangat berbahaya yang dapat memicu kecelakaan di jalan.
"Pasalnya, ban merupakan salah satu komponen penting yang membutuhkan perawatan secara berkala. Paling sederhana namun krusial adalah menjaga tekanan udara ban sesuai rekomendasi," jelas Aries.
Baca Juga: Tips Memosisikan Wiper Saat Mencuci Kaca Mobil, Bisa Dicoba di Rumah
Sebagai informasi, tekanan udara ban yang pas, sanggup menjaga bidang kontak telapaknya agar tetap optimal sehingga daya cengkeram ban ke permukaan jalan selalu pas.
Tekanan udara yang sesuai juga membantu dindingnya menopang berat mobil serta meredam gaya akibat gerakan ban, sekaligus menjaga performa ban di jalan.
Berikut Tiga Dampak Dari Ban Kempis:
1. Area Kontak Ban Berlebih dan Tidak Merata
Lantaran kempis, ban tidak memiliki area kontak dengan aspal (contact patch) yang cukup. Bahkan cenderung berlebih akibat hanya tertumpu di pinggir telapak ban. Kondisi ini dapat mengakibatkan ban aus di pinggir sisi luar dan dalam saja. Pengendalian juga makin sulit karena daya cengkeram ban terlalu kuat.
Baca Juga: Jangan Tergiur Harga Murah, Ini Tips Terhindar Dari Peredaran Oli Palsu
2. Dinding Ban Bergerak Berlebihan
Gerakan naik turun dinding ban menjadi berlebihan ketika kempis. Kenyamanan berkendara ikut menurun akibat gerakan dinding ban yang tiada henti. Di titik ini, mestinya pengemudi sudah sadar bahwa ban mobilnya kempis dari goyangan mobil yang tidak wajar.
Gerakan berlebih juga dapat terjadi ketika akselerasi atau pengereman, termasuk ketika belok. Karena itu, tekanan udara ban yang kurang akan langsung terasa pada pengendalian mobil yang lebih sulit. Biasanya, mobil juga akan menarik ke sisi ban yang kempis.
Baca Juga: 6 Langkah Tips Bikin Aki Tak Mudah 'Drop'
3. Ban Lepas atau Pecah Tanpa Disadari
Jika dibiarkan, ban menjadi terlalu lentur dan dapat membuat anyaman kawat baja dinding ban rusak. Ada dua hal yang dapat terjadi dan keduanya berakibat buruk. Pertama, dalam kondisi ekstrem di mana tekanan udara ban sangat rendah, mampu membuat ban terlepas dari pelek.
Terakhir dan tidak kalah berbahaya adalah ban pecah akibat bibir pelek menyentuh dinding ban ketika defleksi dan menyayatnya. Situasi ini biasa terjadi ketika muatan mobil penuh, perjalanan jauh, dan tekanan udara ban terlalu kempis. Perlahan tapi pasti, sayatan akan terbentuk melingkari ban hingga akhirnya pecah karena anyaman kawat baja sudah lepas.
Tags:
#Tips Ban Kempis #Tips Mobil #Tips Ban Mobil