OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Pengecekan Ban Mobil Pasca Mudik, Deteksi Kerusakan Sejak Dini

Benny Suryakusumah - Selasa, 07 April 2026
OtoNews Mobil News

KabarOto.com - Libur Lebaran 2026 telah usai, untuk pengguna kendaraan harus mencek kondisi ban, karena satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan.

PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pengecekan ban kendaraan guna menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara dalam aktivitas sehari-hari usai lebaran.

Baca juga: Zeekr 001 5th Anniversary Edition Diluncurkan, Bawa Pembaruan Sporty Bertenaga 912 Dk

“Perjalanan jarak jauh saat mudik membuat ban bekerja jauh lebih berat dari kondisi normal. Pengecekan ban setelah mudik adalah langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan tetap optimal,” ujar Mukiat Sutikno selaku Presiden Direktur Bridgestone Indonesia.

Selama perjalanan mudik, ban kendaraan menghadapi berbagai kondisi ekstrem, antara lain:

Kombinasi faktor tersebut dapat menurunkan performa ban dan memengaruhi kenyamanan berkendara, seperti timbulnya getaran, suara bising, hingga menurunnya kemampuan pengereman.

Kerusakan ban kerap tidak langsung terlihat, namun berpotensi membahayakan jika tidak ditangani sejak awal. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:

1. Tekanan Angin Ban

Tusukan paku atau benda tajam yang tidak terasa saat perjalanan panjang dapat menyebabkan tekanan angin berkurang secara perlahan. Pastikan tekanan angin ban, termasuk ban serep, disesuaikan kembali dengan rekomendasi pabrikan kendaraan yang tertera pada pilar pintu.

Ban dengan tekanan angin kurang dapat menyebabkan dinding samping melentur berlebihan, menghasilkan panas ekstrem, dan meningkatkan risiko terlepasnya tapak ban hingga pecah ban.

Baca juga: Hanya Ada Satu di Dunia, Porsche 911 Targa RUF BTR III Jadi Incaran Kolektor

2. Kondisi Fisik Dinding Samping Ban

Periksa adanya:

Kerusakan fisik tersebut menandakan perubahan struktur ban dan memerlukan penanganan segera, termasuk penggantian ban demi keselamatan berkendara.

3. Periksa Tingkat Keausan Ban

Perhatikan pola keausan ban, seperti:

Melakukan spooring dan balancing setelah mudik membantu mengembalikan stabilitas kemudi, meningkatkan kenyamanan, serta memperpanjang usia pakai ban. Rotasi ban juga disarankan untuk menyeimbangkan keausan antar ban. Ban yang sudah aus lebih rentan tertusuk dan berisiko mengalami hidroplaning di jalan licin.

Baca Artikel Asli