OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Polestar 4 SUV Siap Meluncur 2 September, Tapi Bukan SUV Beneran?

Pradia Eggi - Rabu, 08 Juli 2026
OtoNews Mobil News

KabarOto.com - Brand asal Swedia, Polestar, siap merilis varian terbaru dari lini terlarisnya lewat Polestar 4 SUV pada 2 September mendatang.

Menariknya, meski disebut SUV oleh pabrikan, bentuk mobil ini justru lebih mirip wagon atau estate dibanding SUV pada umumnya.

Secara resmi, Polestar memang menyebut mobil ini sebagai sport utility vehicle (SUV). Tapi kalau dilihat dari desainnya, siluetnya malah lebih mendekati mobil estate seperti Volvo V60.

Bodinya rendah, memanjang, dan tidak terlalu tinggi seperti SUV kebanyakan. Jadi wajar kalau banyak yang menyebut Polestar 4 SUV ini sebagai "SUV rasa wagon".

Basis Masih Sama dengan Polestar 4 Standar

Perlu dicatat, Polestar 4 sendiri sebenarnya sudah lebih dulu hadir sejak 2023.

Dimensinya cukup besar punya panjang 4.845 mm, lebar 2.008 mm, tinggi 1.544 mm dengan jarak sumbu roda 2.999 mm.

Polestar 4 SUV.

Mobil ini dibangun di atas platform SEA (Sustainable Experience Architecture) milik Geely, yang juga dipakai di beberapa mobil listrik lain dalam grup tersebut.

Performa Tetap Gahar, Tapi Masih 400V

Soal performa, Polestar 4 SUV kemungkinan besar tidak akan jauh berbeda dari versi standar. Ada dua pilihan powertrain single motor 200 kW setara 268 dk dan dual motor AWD 400 kW setara 536 dk.

Keduanya menggunakan baterai 100 kWh (NMC) dengan jarak tempuh sekitar 590-620 km (WLTP).

Baca Juga: Lynk & Co 02 Facelift Siap Meluncur di 2026, Begini Pembaruannya

Namun, satu hal yang cukup disayangkan adalah masih digunakannya arsitektur 400V. Di saat banyak rival sudah beralih ke 800V untuk charging lebih cepat, teknologi ini mulai terasa tertinggal.

Produksi di Korea Selatan, Bukan China

Walaupun pengembangannya banyak dilakukan di Tiongkok, produksi massal Polestar 4 SUV justru akan dilakukan di Korea Selatan.

Polestar 4 versi standar.

Pabrik Renault di sana disebut akan menangani produksi, seiring kerja sama yang makin erat antara Geely dan Renault.

Menariknya, kehadiran model ini sepertinya bukan untuk mengejar pasar Tiongkok. Pasalnya, Polestar sendiri sudah menutup seluruh showroom langsungnya di China pada Oktober 2025 karena penjualan yang kurang memuaskan.

Kehadiran Polestar 4 SUV ini memang menarik, apalagi dengan desain unik yang beda dari SUV kebanyakan.

Baca Juga: Kepoin Toyota Century 2026 yang Dipakai Perdana Menteri Jepang, Sultan Mode On Nih!

Performa juga tetap jadi nilai jual utama. Tapi di sisi lain, penggunaan platform 400V dan minimnya teknologi terbaru bisa jadi tantangan serius, terutama kalau harus bersaing di pasar global.

Kalau masuk Indonesia? Bisa jadi opsi menarik buat yang cari EV premium dengan gaya beda. Tapi tetap, faktor harga dan teknologi bakal jadi penentu utama.

Baca Artikel Asli