Porsche Cayenne Electric akan Meluncur, Tenaga Bisa Tembus 1.156 Dk
KabarOto.com - Porsche Cayenne Electric dijadwalkan akan melakoni debut global pada Pameran Otomotif Beijing, April 2026. SUV listrik ini dibangun di atas arsitektur Premium Platform Electric (PPE) dan akan hadir dalam dua varian, termasuk versi performa tinggi Cayenne Turbo Electric.
Secara tampilan, Cayenne Electric tampil lebih aerodinamis dengan bagian depan tertutup dan kisi-kisi aktif di bumper bawah.
Dimensinya pun bertambah dibandingkan Cayenne bermesin konvensional, dengan panjang 4.985 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.674 mm, serta jarak sumbu roda 3.023 mm, atau sekitar 130 mm lebih panjang dari versi bermesin bensin saat ini.
Eksterior dan Interior Mewah Berkarakter
Bagian eksterior juga tetap mempertahankan identitas Porsche, dengan gagang pintu konvensional, side skirt tegas, dan garis bodi yang berkarakter. Bagian belakang terdapat spoiler atap kecil, tulisan Porsche menyala di sepanjang lampu belakang, serta elemen aerodinamis aktif yang dapat bergerak sesuai kebutuhan.
Masuk ke dalam kabin, nuansa futuristis langsung terasa. Porsche memiliki panel instrumen digital OLED 14,25 inci dan layar sentuh tengah melengkung 12,25 inci yang disebut Flow Display.
Baca Juga: Bukan Sekadar Mobil Listrik, BMW iM3 Bakal Punya Suara Mesin M Legendaris
Terdapat setir sport tiga palang dengan pemilih mode berkendara, sementara konsumen dapat menambahkan head-up display augmented reality berukuran 87 inci serta layar hiburan 14,9 inci untuk penumpang depan sebagai opsi tambahan.
Spesifikasi Motor Listrik Porsche Cayenne Electric
Dari sisi teknis, Cayenne Electric mengandalkan arsitektur listrik 800 volt serta baterai berkapasitas 113 kWh, dengan kapasitas terpakai 108 kWh.
Cayenne Electric standar mengusung konfigurasi dua motor listrik dengan tenaga 408 dk atau setara 300 kW. Saat fitur launch control diaktifkan, tenaga sementara meningkat hingga 442 dk (325 kW). Dengan modal tersebut, akselerasi 0–100 kpj dapat diraih dalam 4,8 detik, sementara kecepatan puncaknya mencapai 230 kpj.
Bagi pencinta performa ekstrem, Porsche menyiapkan Cayenne Turbo Electric. Varian tertinggi ini memiliki output standar 857 dk (630 kW).
Baca Juga: Toyota MR2 Tinggal Tunggu Waktu, Garapan Baru Pakai Mesin Turbo
Ketika launch control diaktifkan, tenaganya melonjak drastis hingga 1.156 dk (850 kW) dengan torsi puncak mencapai 1.500 Nm. Hasilnya, akselerasi 0-100 kpj hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 detik, menjadikannya salah satu SUV listrik tercepat di kelasnya.
Menariknya, kedua varian Cayenne Electric dibekali fitur Push-to-Pass, yang memungkinkan tambahan tenaga instan sebesar 176 dk (130 kW) selama 10 detik, mirip konsep yang digunakan Porsche di dunia balap.
Untuk menunjang performa dan kenyamanan, Porsche membekali SUV ini dengan suspensi udara dual-chamber dan dual-valve, sistem torque vectoring, limited-slip differential di roda belakang, serta kemudi roda belakang yang menjadi fitur standar.
Detail lain termasuk harga belum diumumkan secara resmi.
Baca Original ArtikelBaca Juga: Hyundai Staria Camper Concept, Waktunya Berkemah Pakai MPV Listrik