Toyota MR2 Tinggal Tunggu Waktu, Garapan Baru Pakai Mesin Turbo

Pradia Eggi
Pradia Eggi
Jumat, 23 Januari 2026
Toyota MR2 Tinggal Tunggu Waktu, Garapan Baru Pakai Mesin Turbo

Menunggu kembalinya Toyota MR2. (Foto: Toyota)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Rumor kembalinya Toyota MR2 muncul lagi. Kabar baiknya, Presiden Gazoo Racing, Tomoya Takahashi, memastikan bahwa mobil sport tersebut masih dalam tahap pengembangan.

Ia menegaskan bahwa Toyota tetap berkomitmen menghadirkan MR2 generasi terbaru, meski prosesnya membutuhkan waktu cukup panjang.

"Pengembangannya baru berada di tahap awal. Biasanya butuh empat hingga lima tahun sebelum masuk ke tahap produksi massal,” ujar Takahashi. Artinya, para penggemar harus bersabar hingga akhir dekade ini untuk melihat MR2 benar-benar mengaspal.

Soal ukuran, MR2 generasi baru kemungkinan akan sedikit lebih besar dari GR Yaris M. Menurut Takahashi, pengembangan dimulai dari platform kecil agar tantangan teknisnya lebih besar. Jika berhasil, teknologi tersebut akan lebih mudah diterapkan pada mobil berukuran lebih besar.

Meski belum mengungkap detail desain, banyak pihak memperkirakan MR2 anyar tetap mempertahankan karakter mobil sport dua pintu dengan siluet coupe yang rendah dan agresif.

MR2 baru awalnya diharapkan menjadi EV berdasarkan konsep FT-Se.

Spesifikasi Mesin Toyota MR2, Gunakan Mesin Turbo

Kemunculan Toyota MR2 semakin santer sejak Toyota memperkenalkan GR Yaris M tahun lalu. Mobil ini menjadi semacam laboratorium berjalan, dengan mesin turbo 4-silinder 2.000 cc terbaru berkode G20E yang dipasang di belakang kursi, khas konfigurasi mobil bermesin tengah. Toyota bahkan sudah membawa GR Yaris M ke lintasan balap sebagai bagian dari pengujian teknologi untuk MR2 generasi baru.

Menariknya, mesin G20E ini digadang-gadang akan menjadi jantung utama MR2 terbaru. Mesin tersebut diklaim lebih bertenaga dari mesin turbo 2.400 cc Toyota saat ini, namun tetap ringkas dan efisien.

Keunggulannya, mesin ini fleksibel karena bisa dipasang di depan, tengah, atau belakang, baik secara melintang maupun memanjang.

Baca Juga: Toyota 86 Liberty Walk Bandung Bakal Terbang ke Jepang

Desain belakang sporty Toyota FT-5e.

Tanpa Bantuan Elektrifikasi

Meski masih mengandalkan mesin bensin, Toyota memastikan teknologi ini dirancang agar tetap lolos standar emisi Euro 7 tanpa bantuan elektrifikasi. Meski demikian, Takahashi tidak menutup kemungkinan adanya versi hybrid di masa depan.

"Jika mesin ini akan digunakan di banyak model, maka hampir pasti harus bisa dikombinasikan dengan sistem hybrid," jelasnya yang dikutip dari Automotive News.

Walau kehadirannya masih cukup lama, satu hal yang jelas Toyota serius menghidupkan kembali MR2. Dan jika semua berjalan sesuai rencana, mobil sport legendaris ini bisa menjadi salah satu kejutan terbesar Toyota kedepannya.

Baca Juga: Toyota Land Cruiser 250 Blocker Iron Build, Racikan Terbaru Kuhl Racing

Tags:

#Toyota MR2 #Sportscar #Toyota Gazoo Racing

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan