Toyota Gazoo Racing W2RC Unjuk Gigi, Memimpin Rally Dakar 2026
Toyota Gazoo Racing W2RC Unjuk Gigi, Memimpin Rally Dakar 2026 (ToyotaEurope)
KabarOto.com - Toyota Gazoo Racing Pertahankan Kepemimpinan di Reli Dakar Setelah Etape Maraton yang Melelahkan. TGR W2RC berhasil mempertahankan posisi puncak di Reli Dakar meskipun harus menghadapi Etape 5 yang menantang, sekaligus menutup rangkaian etape maraton yang sangat berat.
Henk Lategan dan Brett Cummings memimpin klasemen keseluruhan setelah kemenangan etape mereka pada hari Rabu. Akibatnya, mereka memikul beban berat sebagai pembuka jalan di Etape 5. Artinya, mereka harus menghadapi permukaan medan yang lebih berbahaya dan tantangan navigasi yang lebih sulit.
Baca Juga: KTM Singkirkan Honda di SS5 Dakar 2026, Luciano Benavides Ngamuk!

"Kami memacu mobil dengan baik pada hari pertama etape maraton. Kami memulai di tengah debu dan terjebak di sana hampir sepanjang hari, tapi itu tetap etape yang menyenangkan. Kami sempat beberapa kali kesulitan mencari waypoint, tapi tidak ada yang serius. Akhirnya, kami melewati satu hari tanpa pecah ban sehingga kami benar-benar bisa tancap gas sampai akhir," kata Henk.
Meski demikian, kru mobil DKR GR Hilux #202 tersebut berhasil menjaga keunggulan mereka secara keseluruhan. Walaupun finis di posisi ke-16, terpaut 12 menit dari pemenang etape, Lategan dan Cummings mampu meminimalkan kehilangan waktu dari pesaing terdekat mereka di klasemen umum. Saat ini mereka unggul lebih dari tiga menit dari Nasser Al-Attiyah dan Fabian Lurquin (Dacia Sandriders) dengan delapan etape tersisa, serta keuntungan posisi start yang lebih lambat pada hari Jumat.
Toby Price dan Armand Monleón juga termasuk di antara mobil-mobil pertama yang turun ke lintasan. Mereka memulai dengan hati-hati sebelum meningkatkan kecepatan, namun mengalami pecah ban di bagian kedua dan kehilangan waktu lebih banyak karena terjebak dalam debu peserta lain. Mereka finis di posisi ke-25, namun berhasil membawa DKR GR Hilux #204 naik ke posisi ke-15 secara keseluruhan, dengan target finis 10 besar yang masih sangat mungkin dicapai.
"Kami melaju dengan baik terlepas dari hal itu, sampai akhirnya saya menabrak batu dan mengalami pecah ban. Setelah itu, kami melewati sore yang berat di tengah debu. Namun, mobil dalam kondisi prima dan kami siap untuk hari berikutnya," sahut Toby.
Seth Quintero dan Andrew Short memulai etape sedikit lebih lambat dan berhasil menembus posisi 10 besar. Setelah sempat kehilangan waktu di awal reli akibat pecah ban, mereka kini berada di posisi ke-21 secara keseluruhan dengan DKR GR Hilux #203.
Baca Juga: Kopling Rusak di SS4 Rally Dakar 2026, Julian Johan Tetap Gas SS5

"Etape maraton berjalan baik bagi kami. Kami memastikan posisi kami aman jika terjadi sesuatu pada rekan setim kami di Etape 4. Kami memberikan ban cadangan kepada Yazeed (Al-Rajhi) lalu terus melaju dengan kecepatan yang sama dengan Henk untuk memastikan jika dia butuh ban, kami ada di sana untuk membantu," ujar Seth.
Etape 5 dimenangkan oleh Mitch Guthrie dan Kellon Walch, yang memimpin kemenangan satu-dua untuk Ford Racing di depan Nani Roma dan Alex Haro. Martin Prokop dan Viktor Chytka melengkapi podium untuk Orlen Jipocar Team.
Etape 6 pada hari Jumat akan menjadi yang terpanjang di Reli Dakar tahun ini dengan total jarak 920 km. Peserta akan menuju tenggara melewati bukit pasir menuju ibu kota Arab Saudi, Riyadh, yang mencakup 331 km aksi kompetitif sebelum hari istirahat pada hari Sabtu.
Tags:
#Toyota Gazoo Racing #Toyota Gazoo Racing Rally Team #Rally Dakar 2026 #Rally Dakar