Perseteruan Peserta Rally Dakar 2026 dengan Panitia Buahkan Hasil

Kipli
Kipli
Jumat, 09 Januari 2026
Perseteruan Peserta Rally Dakar 2026 dengan Panitia Buahkan Hasil

Foto: Dakar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dimulainya ajang balap Rally Dakar 2026 menimbulkan polemik para tim dan pembalap kepada panitia, terjadi ketidakpuasan di kalangan beberapa pereli kategori mobil terkait urutan start. Untuk edisi saat ini, peraturan diubah, sehingga hanya beberapa peserta yang diperbolehkan memulai etape baru berdasarkan posisi finis mereka di etape sebelumnya.

Di kelas Ultimate, pembalap tahun ini awalnya harus menuntaskan lomba dalam 110% dari waktu pemenang untuk mempertahankan posisi finis mereka sebagai posisi start. Mereka yang berada di luar 110% harus bergabung di belakang peserta kelas Challenger, SSV, dan truk.

Baca Juga: Tire Bib Mousse, Ban Khusus Motor Balap Rally Dakar Anti Rewel

Beberapa peserta dari kelas Ultimate membahas hal ini dengan FIA setelah etape pertama. Mereka berargumen bahwa prosedur baru untuk menentukan urutan start adalah solusi yang jauh lebih tidak aman daripada metode yang digunakan sebelumnya di mana hasil etape sebelumnya menentukan.

Berdasarkan pembicaraan yang dilakukan Jerome Roussel, direktur rally-raid FIA, diputuskan untuk mengubah peraturan ini untuk sisa edisi Dakar ini. Namun, FIA tidak kembali ke aturan tahun lalu.

Sebagai solusi, diputuskan untuk sedikit memperpanjang batas waktu. Pembalap Ultimate dan Stock yang finis dalam 110 persen dari waktu pemenang masih dapat memulai etape baru dari posisi finis mereka. Setelah itu, pembalap Ultimate dengan lisensi FIA platinum atau emas akan mendapatkan tempat, diikuti oleh peserta Ultimate yang finis dalam 117 persen dari waktu pemenang. Pembalap Ultimate perak yang telah mengajukan permohonan reposisi tepat waktu akan mendapatkan tempat dalam urutan start.

Baca Juga: Bonus Waktu untuk Pembalap Motor Rally Dakar, Ini Penjelasannya

Selanjutnya, giliran pereli Stock, Challenger, dan SSV yang finis dalam waktu 107% dari waktu pemenang masing-masing kategori, diikuti oleh pembalap lain dari kelasnya dengan lisensi FIA platinum dan emas. Pembalap perak dari kelas-kelas ini yang telah mengajukan permohonan reposisi tepat waktu akan ditempatkan berikutnya, diikuti oleh truk-truk yang finis dalam 110 persen dari waktu tercepat di kelas mereka setelah jeda 10 menit.

Peserta yang tidak memenuhi salah satu persyaratan ini harus memulai dari belakang. Namun, panitia memiliki opsi untuk tidak memasukkan truk dalam urutan start ini pada etape tertentu dan membiarkan mereka memulai dari posisi paling belakang.

Tags:

#Reli Dakar 2026 #Rally Dakar #Federasi Otomotif Internasional (FIA)

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan