Sekeluarga Bisa Tinggal di Dalam Ford Camelot Cruiser 1974 Tanpa Pulang ke Rumah

Pradia Eggi Kamis, 01 Januari 2026

KabarOto.com - Ford Camelot Cruiser adalah RV (Recreational Vehicle) raksasa dari era 1970-an yang berbasis truk kontainer dengan ukuran yang panjang. Camelot Cruiser juga bisa dibilang sebagai salah satu RV paling ekstrem yang pernah dibuat.

Meski usianya sudah lebih dari 50 tahun, kendaraan ini masih berdiri utuh dan bahkan tetap berfungsi. Yang menarik, Camelot Cruiser bukan cuma satu unit, melainkan tiga unit sekaligus, semuanya dibuat oleh orang yang sama, pengusaha asal Chicago bernama Richard "Dick" Edler.

Edler punya ambisi besar. Ia ingin menciptakan RV paling mewah dan lengkap di masanya, tanpa kompromi soal kenyamanan maupun gaya. Soal biaya, jelas bukan masalah. Saat pertama kali dijual, satu unit Camelot Cruiser dibanderol sekitar 150.000 dolar AS, kalau disesuaikan dengan nilai sekarang setara hampir 1 juta dolar AS atau Rp17 miliar.

Ford Camelot Cruiser 1974 milik Richard "Dick" Edler.

Ketiga unit tersebut dibuat dengan konsep berbeda. Satu dipakai Edler bersama keluarganya, satu lagi dirancang untuk pemilik yang hobi balap kuda dan berperahu, sementara unit ketiga ditujukan bagi penggemar olahraga musim dingin. Setiap unit punya ruang penyimpanan khusus sesuai kebutuhan pemiliknya. Dua unit dicat biru, sementara satu unit berwarna hijau dan justru inilah yang paling menyita perhatian.

Baca Juga: Mercedes-Benz Sprinter Mojave Buatan Rogue Van Company Harganya Rp8,3 Miliaran, Kabinnya Mirip Hotel

Kisah kali ini berfokus pada Camelot Cruiser unit kedua, yang di bagian depannya masih terpampang tulisan "Camelot Cruisers" dengan font klasik. Unit ini terakhir terlihat sekitar 2014-2015, saat dibeli Richard Rawlings dari acara televisi Gas Monkey Garage. Ia menemukannya di sebuah tempat rongsokan di Illinois dan membeli dua unit sekaligus dengan harga total sekitar 30.000 dolar AS.

Ford Camelot Cruiser 1974 hijau adalah unit ketiga yang dimiliki Richard.

Awal tahun ini, Camelot Cruiser muncul lagi dalam lelang di situs Bring a Trailer. Kendaraan tersebut terjual seharga 82.500 dolar AS, dengan kondisi yang relatif sama seperti saat dibeli Rawlings meski jelas masih membutuhkan banyak sentuhan perbaikan.

Spesifikasi Mesin Ford Camelot Cruiser 1974

Secara teknis, Camelot Cruiser dibangun dari truk Ford C-750 tahun 1974 yang menarik trailer Gerstenslager sepanjang 13,4 meter. Bobot totalnya lebih dari 40 ton, namun tetap mampu melaju hingga sekitar 100 kpj. Mesinnya mengandalkan V8 391 inci kubik, dipadukan dengan transmisi otomatis Allison empat percepatan.

Baca Juga: Brabus Hadirkan BIg Boy 1200, Sebuah Motorhome Mewah Seharga Rp22 Miliar

Kabin Mewah dan Klasik

Masuk ke dalam kabin, nuansa unik langsung terasa. Interiornya kental dengan tema ksatria abad pertengahan, lengkap dengan ukiran kayu, karpet tebal, lantai kayu keras, serta detail interior yang dibuat sangat serius. Fitur-fitur mewah seperti sistem interkom antar-ruangan, AC, hingga ruang penyimpanan ekstra besar juga tersedia. Bahkan, RV ini sanggup mengangkut kuda, motor Harley-Davidson, sampai perahu kecil.

Suasana Royal Observatory Lounge Ford Camelot Cruiser 1974.

Bagian atas trailernya benar-benar terasa seperti istana berjalan. Ada ruang makan besar bernama Royal Observatory Lounge, dapur mewah Gourmet Galley, kamar mandi bergaya kerajaan, kamar tidur utama, hingga aula besar di bagian belakang yang bisa difungsikan sebagai ruang santai sekaligus kamar tidur tambahan.

Baca Juga: Toyota Hilux Champ Motorhome Ini Tawarkan Kemewahan Kabin Layaknya Kamar Hotel

Pemilik terakhir bernama Jeff melakukan sejumlah pembaruan sejak membeli RV ini sekitar 2017. Beberapa di antaranya adalah pemasangan AC baru, sistem air modern, pemanas air instan, inverter 5.000 watt, serta tambahan baterai. Karpet bulu biru tebal yang dulu mendominasi interior pun dilepas, sehingga lantai kayu keras aslinya kini terlihat dan justru memberi kesan klasik yang lebih kuat.

Memang, proyek restorasi Camelot Cruiser bukan hal yang mudah dan tidak akan terulang kembali di zaman sekarang.

Bagikan

Baca Original Artikel