OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Tahun Depan, Liburan Ke Puncak Akan Bebas Macet

Edo Permanadhita - Selasa, 11 Januari
OtoNews News Mobil Motor

KabarOto.com - Bagi sobat KabarOto yang suka berlibur ke kawasan puncak, Bogor, Jawa Barat, pasti kerap dibuat kesal. Karena kemacetan parah sering ditemui pada jalur menuju kawasan tersebut.

Namun tahun depan, masyarakat yang akan libur ke puncak nampaknya bisa bernapas lega, karena Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, penanganan ruas jalan Puncak Bogor yang saat ini tengah dikerjakan, akan selesai pada tahun 2020.

Baca Juga: Resmi! Ini 25 Rute Perluasan Aturan Ganjil Genap DKI Jakarta

Penanganan yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI, Ditjen Bina Marga diantaranya berupa pelebaran jalan, pembuatan saluran drainase, pembangunan jembatan duplikat, dan perkuatan tebing pada titik-titik rawan longsor.

"Strategi penanganan jalur Puncak, kita perbaiki dahulu jalur puncak eksisting dengan pelebaran jalan dan jembatan dan penataan untuk menampung pedagang. Kami sudah menyiapkan rest area seluas 5 hektar di Gunung Mas yang bisa digunakan para pedagang," kata Basuki dalam keterangan resminya.

Kerap dilakukan pengaturan satu arah untuk kurangi kemacetan

Pekerjaan pelebaran jalan Ciawi-Puncak dibagi menjadi 4 segmen, yakni segmen 1 (Selarong) telah rampung pengerjaannya, segmen 2 (Cipayung) masih menyisakan pekerjaan pelebaran jalan sepanjang 510 meter, segmen 3 (Cisarua) sisa pekerjaan box culvert dan trotoar, segmen 4 (Gunung Mas) masih dalam tahap penggalian untuk pelebaran jalan.

Penanganan ruas jalan Puncak Bogor, juga dilakukan melalui pekerjaan preservasi jalan Ciawi – Benda - Batas Kota Cianjur, dengan anggaran tahun 2019 sebesar Rp 30,5 miliar.

Pengerjaan pelebaran jalan

Ruang lingkup pekerjaan diantaranya pemeliharaan jalan rutin sepanjang 37,84 km, rekonstruksi jalan sepanjang 1,38 km, penanganan longsor sepanjang 80 meter, pembangunan drainase dan bangunan pelengkap sepanjang 1,6 km, pemeliharan rutin jembatan 295 meter, dan rehabilitasi jembatan (46 meter).

Baca Juga: Jelang Pergantian Tahun, Jalur Puncak Ditutup Selama 12 Jam

Pada tahun 2018, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan duplikasi Jembatan Gadog sepanjang 52 meter di Kecamatan Ciawi.

Jembatan tersebut telah berfungsi meningkatkan kapasitas jalan dan mengurangi beban lalu lintas jembatan lama yang tetap dipakai. "Kalau sudah selesai, kita pikirkan yang Puncak II dari Sentul ke Taman Bunga yang jaraknya sekitar 50 Km," tutup Basuki.

Baca Artikel Asli