OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Tak Lagi Terbatas, Tesla Mulai Produksi Massal Truk Listrik Semi

Bimo Hariyadi - Jumat, 01 Mei 2026
OtoKomersial

KabarOto.com - Tesla mulai memproduksi masal truk listrik model Semi di Nevada, Amerika Serikat. Setelah bertahun-tahun pengembangan dan berbagai penyesuaian, akhirnya tidak lagi dibuat terbatas.

Langkah ini menandai perubahan penting dalam strategi perusahaan, mengingat truk tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2017 dan sempat mengalami beberapa kali penundaan, sebelum akhirnya dikirim dalam jumlah kecil ke PepsiCo pada 2022. Kini, dengan fasilitas produksi yang lebih besar dan terintegrasi, Tesla berupaya mempercepat distribusi ke pasar logistik.

Baca Juga: Sebelum Disuntik Mati, Tesla Hadirkan Model S dan X Signature Edition Seharga Rp2,5 Miliar

Secara teknis, Semi dirancang untuk memenuhi kebutuhan angkutan berat jarak menengah hingga jauh. Versi standar mampu menempuh lebih dari 500 kilometer, sementara varian jarak jauh mendekati 800 kilometer dalam sekali pengisian.

Tesla Semi

Kapasitas angkutnya juga tidak kalah dari truk diesel konvensional, menjadikannya alternatif realistis bagi operator logistik.

Tesla juga melakukan sejumlah pembaruan desain, termasuk pengurangan bobot kendaraan untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas muatan. Truk ini menggunakan tiga motor listrik independen yang memberikan tenaga besar sekaligus menjaga konsumsi energi tetap optimal, salah satu faktor kunci dalam operasional armada komersial.

Tak hanya fokus pada kendaraan, Tesla turut membangun ekosistem pendukung. Salah satunya adalah jaringan pengisian daya berdaya tinggi, memungkinkan pengisian baterai dalam waktu relatif singkat. Infrastruktur ini menjadi elemen krusial agar truk listrik dapat beroperasi tanpa mengganggu jadwal distribusi.

Di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan ramah lingkungan, Semi harus bersaing dengan pemain lama seperti Volvo dan Daimler yang lebih dulu memasarkan truk listrik. Meski demikian, Tesla mencoba mengambil posisi melalui kombinasi jarak tempuh, efisiensi energi, serta model bisnis baru seperti skema berlangganan.

Permintaan pasar menunjukkan tren positif, terutama di wilayah seperti California yang aktif memberikan insentif untuk kendaraan rendah emisi. Hal ini membuka peluang besar bagi ekspansi Semi dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Tesla Model Y L Resmi Meluncur, Punya Baterai Lebih Besar dan Jarak Tempuh 681 Km

Meski target produksi tahunan dipatok cukup tinggi, sejumlah pengamat menilai realisasinya akan meningkat secara bertahap seiring kesiapan rantai pasok dan infrastruktur. Jika berhasil, langkah ini bisa mempercepat transisi industri logistik menuju era elektrifikasi yang lebih luas.

Baca Artikel Asli