KabarOto.com - Dari sisi desain, Jetour T1 tampil dengan karakter SUV boxy yang tegas dan berotot. Tampangnya sekilas mirip dengan Jetour T2, tetapi tanpa adanya ban serep model tempel di bagian belakang mobil. Desain tersebut diharapkan bikin tampilannya terlihat lebih simpel, tetapi tetap gagah.
"Minat terhadap elektrifikasi terus tumbuh. Tapi pada saat yang sama, masih banyak konsumen yang khawatir terkait jarak tempuh, infrastruktur pengisian daya, serta fleksibilitas penggunaan kendaraan elektrifikasi dalam aktivitas sehari-hari," ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch. Ranggy Radiansyah, di Tangerang, Rabu (3/6).
Desain Mengotak Mirip T2
Kesan modern juga diperkuat melalui garis bodi mengotak, over fender besar, serta penggunaan lampu futuristis. SUV ini menyasar konsumen yang menginginkan mobil bergaya petualang, namun tetap nyaman dipakai harian di perkotaan.
Salah satu keunggulan utama T1 i-DM adalah jarak tempuhnya yang relatif sangat panjang. Dalam kondisi tangki penuh dan baterai terisi, mobil ini diklaim bisa melaju sampai 1.200 km. "Angka tersebut membuat T1 i-DM cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh tanpa perlu sering mengisi bahan bakar maupun daya baterai," lanjutnya.
Baca Juga: Harga Lengkap Jetour T1 dan T1 i-DM yang Meluncur di Indonesia
Sumber Tenaga
Mobil ini dibekali mesin Acteco 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), serta 18,4 kWh LFP Battery yang mendukung fast charging.
Mesin hybrid tersebut menghasilkan tenaga 134,14 dk dan torsi 220 Nm, serta motor listrik yang menghasilkan tenaga 201,2 dk dan Torsi 310 Nm. Mesin ini menghasilkan efisiensi thermal hingga 44,5%, menjadikannya salah satu teknologi mesin hybrid dengan efisiensi tinggi dikelasnya.
Sementara itu, baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh telah mendukung DC fast charging dari 30 hingga 80 persen hanya dalam 27 menit.

