KabarOto.com - QJMotor Fort 250 Adventure merupakan skutik bongsor kelas 250 cc dengan gaya adventure yang dijual pada kisaran harga Rp 47,9 - Rp 54,9 jutaan on the road.
Impresi dan rasa penasaran akan kenyamanannya terbayarkan dengan membawa skutik asal Tiongkok ini selama 7 hari dengan total jarak 563,7 km, motor ini didukung jok lebar dan posisi berkendara yang ergonomis, memberikan kenyamanan optimal bagi pengendara dalam menghadapi mobilitas sehari-hari di area perkotaan.
Pembuktian di Medan Uji, Mesin Galak
Medan uji mencakup aspal halus, jalan beton, gravel, rumput, hingga pasir pantai dalam kondisi cuaca panas. Terasa nyaman meski untuk tinggi badan rata-rata Asia, skutik ini tergolong cukup tinggi dengan 1.280 mm dikombinasikan jok 780 mm. Namun khusus test rider KabarOto, dengan tinggi badan 185 cm, dapat menapak sempurna di kedua kaki.
Motor ini menggunakan ukuran roda 110/80-14 di depan dan 130/70-13 di belakang. Karakter ban terasa empuk saat dingin dan memadat ketika panas, serta memberikan daya cengkeram yang cukup baik di lintasan kering maupun basah tanpa kendala selip. Namun, ruang sepatbor belakang yang terbatas membatasi opsi upgrade ke ukuran yang lebih besar.
Penggunaan pelek jari-jari tubeless menjadi nilai jual utama. Karakternya yang ringan mendukung akselerasi dan deselerasi, serta terbukti tangguh saat menghantam lubang maupun jalanan bergelombang (bumpy). Meski dinilai lebih kuat dari pelek racing palang, pengguna perlu mengantisipasi perawatan berkala berupa penyetelan ulang jari-jari di masa mendatang.
Mesin bawaan memiliki karakter torsi dan akselerasi awal yang sangat responsif. Karakter ini membuat penyaluran tenaga terasa galak dibanding rival sekelasnya dari pabrikan Jepang. Top speed tercatat mencapai 121 kpj yang diuji oleh test rider KabarOto.
Deselerasi dengan cara menutup gas menghasilkan efek engine brake (deselerasi) yang kuat. Meski agak mengurangi kenyamanan di jalan datar karena terasa 'jerky' atau 'dikocok', karakter ini sangat membantu menjaga kestabilan dan mengurangi beban kerja rem saat melewati turunan curam karena seperti terbantu engine brake di motor manual.
Rata-rata konsumsi bahan bakar tercatat berada di angka 27 kpl untuk penggunaan rute Jakarta Barat - BSD - Gading Serpong - Bintaro - Pamulang dengan penggunaan BBM Oktan 92 pada gaya berkendara normal.
Baca Juga: Test Ride QJMotor SRK 800 RR, Supersport Nyaman untuk Harian dengan Banderol Terjangkau
Catatan Bagi Pemilik
Suspensi depan dengan tipe upside down membantu stabilitas ketika menikung, dibantu dengan suspensi belakang model tabung. Namun yang menjadi catatan, karakter per terasa terlalu 'membal' saat melalui jalan bergelombang. Selain itu, ditemukan potensi toleransi bushing yang longgar ketika digoyangkan ke kanan dan kiri dalam kondisi diam.
Rem belakang bekerja secara pakem dan dilengkapi fitur parking brake lock yang sangat membantu di tanjakan/turunan. Fitur ABS pada rem belakang terbukti responsif bekerja saat pengereman mendadak.
Desain headlamp dengan 4 proyektor cenderung mengedepankan estetika, namun intesitas cahaya utamanya terasa kurang terang untuk perjalanan malam hari atau medan adventure, sehingga membutuhkan dukungan foglamp tambahan. Nilai plus ada pada kapasitas aki bawaan yang berukuran besar, sehingga aman untuk mendukung pemasangan aksesori kelistrikan tambahan.
Posisi berkendara terasa santai, didukung bodi dengan kualitas finishing, kerapatan panel, dan cat yang tergolong presisi di kelasnya.
Dengan banderol harga Rp53 jutaan, QJMotor Fort 250 Adventure menawarkan paket yang sangat menyenangkan, bertenaga, dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi (value for money). Sektor yang perlu mendapatkan perhatian atau penyesuaian oleh pemilik baru meliputi optimalisasi suspensi belakang, pemeriksaan sistem rem depan, serta penambahan sistem penerangan cadangan.
| Properti | QJMotor Indonesia |
| Harga | Rp 47,9 juta - Rp 54,9 juta |
| Jarak Rute dan konsumsi BBM | 563,7 km (Jakarta Barat - BSD - Gading Serpong - Bintaro - Pamulang) / 27 kpl |
Mesin & Performa
| Parameter | Spesifikasi |
| Tipe Mesin | 1-Cylinder, SOHC, 4-Stroke, Liquid-Cooled |
| Kapasitas Mesin | 249,4 cc |
| Bore × Stroke | 70,0 mm × 64,8 mm |
| Tenaga Maksimum | 25,5 dk @ 8.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 24,5 Nm @ 6.000 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Electronic Fuel Injection (EFI) |
| Sistem Pengapian | TCI (Transistor Controlled Ignition) |
| Sistem Starter | Electric Starter |
| Tipe Transmisi | Otomatis CVT (Continuously Variable Transmission) |
| Penggerak Akhir | Belt Drive |
Sasis, Suspensi & Rem
| Parameter | Spesifikasi |
| Suspensi Depan | Teleskopik Upside Down (USD) |
| Suspensi Belakang | Telescopic coil spring oil damped (Dual Shock Absorber) |
| Rem Depan | Cakram Ø 240 mm + ABS Dual Channel |
| Rem Belakang | Cakram Ø 220 mm + ABS Dual Channel |
| Sistem Keselamatan | Dual Channel ABS & Traction Control System (TCS) |
| Ban Depan | 110/80-14 (Tubeless) |
| Ban Belakang | 130/70-13 (Tubeless) |
Dimensi & Kapasitas
| Parameter | Spesifikasi |
| Panjang × Lebar × Tinggi | 1.990 mm × 770 mm × 1.280 mm |
| Jarak Sumbu Roda (Wheelbase) | 1.370 mm |
| Tinggi Tempat Duduk | 780 mm |
| Jarak Terendah ke Tanah (Ground Clearance) | 145 mm |
| Bobot Kosong (Kerb Weight) | 161 kg |
| Kapasitas Tangki Bahan Bakar | 13 Liter |
Fitur Utama & Kelengkapan
| Komponen | Fitur |
| Panel Instrumen | Layar Digital TFT |
| Penerangan | Full LED (Headlight, Taillight, Turn Signals) |
| Sistem Kunci | Keyless Ignition System |
| Windshield | Adjustable Windscreen |
| Kompartemen | Bagasi bawah jok & konsol depan dengan power outlet / USB charger |

