4 Tanda Shockbreaker Mobil Rusak

4 Tanda Shockbreaker Mobil Rusak Shockbreaker mobil. (istimewa)

KabarOto.com - Shockbreaker memiliki fungsi untuk meredam kejutan pada kaki-kaki kendaraan saat melewati polisi tidur, jalan bergelombang, dan jalan berlubang.

Fitur ini membuat penumpang dan pengemudi yang ada di dalam kendaraan tetap bisa duduk nyaman saat mobil melewati jalan bergelombang dan polisi tidur. Meski demikian, shockbreaker tak bisa bekerja sendirian. Fitur ini dibantu dengan komponen lain seperti per dan stabiliser.

Baca :

Di antara komponen, shockbreaker menjadi yang paling mudah rusak. Jika rusak, efeknya pun bakal langsung dirasakan oleh penghuni di dalam mobil.

Ada beberapa gejala yang menandakan bahwa shockbreaker mengalami kerusakan. Pertama adalah terjadi guncangan yang keras saat melewati lubang atau jalan bergelombang. Jika hal ini dilakukan dalam kecepatan cukup tinggi, bisa menyebabkan rasa sakit pada tulang.

Gejala kedua adalah pengendalian mobil saat melaju menjadi berkurang dan tidak stabil saat melewati marka jalan atau jalan bergelombang. Jika sudah tidak berfungsi sama sekali, shockbreaker dapat menimbulkan bunyi.

Ketiga, ada oli yang keluar dari shockbreaker. Semakin lama dibiarkan, semakin banyak oli yang akan keluar. Jika oli habis, shockbreaker tidak berfungsi sama sekali.

Gejala terakhir yaitu adanya penipisan yang tidak rata pada ban, terutama pada bagian roda yang shockbreaker-nya rusak. Demikian dilansir Astra World, Selasa (28/11/2017).