KabarOto.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk Pertamax, membuat banyak masyarakat beralih ke motor listrik, menjadi solusi transportasi yang lebih hemat. Selain biaya operasional rendah, motor listrik juga menawarkan perawatan sederhana dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
Namun, supaya penghematan tersebut benar-benar terasa dalam jangka panjang, pemilik motor listrik harus mengetahui cara merawat baterai dengan benar. Karena, baterai merupakan komponen paling penting juga mahal pada kendaraan listrik.
Baca Juga: Kendaraan Bermotor Listrik Tumbuh Pesat, Geser Dominasi Bensin
Berikut beberapa tips merawat baterai motor listrik agar tetap awet, aman, dan memiliki performa optimal, dari Ilman Fachrian Fadly, Head of Group Product EV 2 Wheel Polytron.
1. Jangan Biarkan Baterai Terlalu Kosong
Kesalahan yang masih sering dilakukan pengguna adalah membiarkan kapasitas baterai hingga benar-benar habis sebelum diisi ulang.

Idealnya, isi ulang baterai saat kapasitas berada di kisaran 20–30 persen. Hindari membiarkan indikator baterai berada di bawah 20 persen terlalu sering karena dapat mempercepat penurunan kualitas sel baterai.
2. Isi Daya Secara Teratur
Motor listrik yang jarang digunakan tetap membutuhkan perhatian. Baterai yang terlalu lama tidak diisi dapat mengalami penurunan performa.
4. Hindari Mengisi Daya Saat Baterai Masih Panas
Setelah digunakan menempuh perjalanan jauh, suhu baterai biasanya meningkat. Jangan langsung menghubungkan charger sesaat setelah motor diparkir.
Tunggu sekitar 30 menit hingga suhu baterai kembali normal. Pengisian daya pada kondisi baterai yang terlalu panas dapat mempercepat degradasi komponen di dalamnya.
4. Parkir di Tempat Teduh
Paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama dapat meningkatkan suhu baterai lithium. Jika dilakukan terus-menerus, kondisi tersebut berpotensi mempercepat penurunan umur baterai.
Karena itu, usahakan memarkir motor listrik di area teduh atau di dalam ruangan agar suhu baterai tetap terjaga.
5. Gunakan Charger Resmi
Menggunakan charger atau kabel yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan arus listrik menjadi tidak stabil dan memicu panas berlebih.
Untuk menjaga keamanan sekaligus memperpanjang usia baterai, gunakan charger bawaan pabrik atau aksesori resmi yang direkomendasikan oleh produsen.
6. Hindari Mengisi Hingga 100 Persen Terlalu Sering
Mengisi baterai sampai penuh memang tidak selalu berbahaya, tetapi jika dilakukan setiap hari dapat mempercepat proses degradasi baterai.
Untuk penggunaan harian, kapasitas pengisian ideal berada di kisaran 80–90 persen. Pengisian hingga 100 persen sebaiknya dilakukan hanya ketika diperlukan untuk perjalanan jauh.
7. Jangan Langsung Cas Setelah Motor Digunakan
Selain menunggu suhu baterai turun, memberi jeda sebelum pengisian daya juga membantu menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
Tunggu sekitar 30 menit setelah motor berhenti digunakan sebelum mulai mengisi daya agar proses pengisian berlangsung lebih aman.
8. Hindari Benturan pada Baterai
Baterai motor listrik memiliki struktur yang cukup sensitif terhadap benturan keras. Menjatuhkan, memukul, atau membenturkan baterai dapat merusak komponen internal yang tidak terlihat dari luar.
Baca Juga: Harga Omoway Omo X, Motor Listrik dengan Teknologi Self-Balancing
Jika baterai mengalami benturan keras, segera lakukan pemeriksaan di bengkel resmi untuk memastikan kondisinya tetap aman.