Helm Ternyata Tampung Bakteri Dan Virus, Simak Pencegahannya!

Helm Ternyata Tampung Bakteri dan Virus, Simak Pencegahannya! Helm harus selalu dibersihkan agar terhindar dari virus dan kuman

KabarOto.com - Pemerintah mulai melonggarkan aturan di masa transisi. Ojek online mulai bisa beroperasi membawa penumpang. Namun harus membawa helm sendiri dan tentunya menggunakan masker. Lalu bagaimana merawat helm agar terhindar dari virus Corona.

Helm menjadi media penyebaran virus corona. "Virus bisa datang dari helm, kalau tidak rajin dibersihkan. Makanya kalau sering digunakan, helm mesti rajin dibersihkan, minimal seminggu satu kali lah," ujar Richard Ryan, Executive Director RSV Helmet.

Baca Juga: Saat New Normal, Ojol Minta Penumpang Bawa Helm Sendiri

Bakteri dan virus menempel jika helm jarang dibersihkan

Jika helm selama satu bulan tidak pernah dibersihkan, kuman, bakteri dan virus akan menempel terlalu lama. "Bila pemilik helm malas mencuci helm sendiri, bisa dibawa ke jasa pencucian helm yang sudah banyak dibuka," tambahnya. Namun, jika malas ke pencucian helm, bisa dilakukan sendiri, caranya mudah, karena teknologi helm sudah canggih saat ini.

Lalu bagaimana membersihkan helm sendiri? "Helm dengan fitur removable padding itu lebih gampang mencucinya, bagian dalamnya bisa dilepas," terang Richard.

Membersihkan bagian dalam helm juga tidak boleh sembarangan, disarankan untuk tidak merendam dengan air sabun lalu disikat. Karena itu dapat merusak kepadatan busa helm dan menurunkan kenyamanan serta fungsi helm.

"Supaya padding helm tak rusak, pakai cairan pembersih helm yang dijual di pasaran. Cukup disemprotkan ke busa helm yang sudah dilepas kemudian dilap pakai kain fiber," ujar Richard.

Baca Juga: Helm Half Face Bakal Diburu Penumpang Ojol

Richard menambahkan, demikian pula bagian kaca dan tempurung bisa dilap menggunakan cairan khusus yang juga banyak dijual di pasaran agar tidak baret atau kusam.