Ada 1.550 Industri Komponen Otomotif Terlibat Dalam Produksi Kendaraan

Ada 1.550 Industri Komponen  Otomotif Terlibat Dalam produksi Kendaraan Industri komponen kendaraan bermotor (Foto: Istimewa)

KabarOto.com - Selain mengembangkan kendaraan listrik, Indonesia juga tengah memperhatikan pengembangan Industri komponen. Karena ada 1.550 perusahaan industri komponen yang terbagi dalam tiga tier, telah menjadi pemasok utama komponen kendaraan Internal Combustion Engine (ICE).

Sebagian besar di antaranya (anggota tier-2 dan tier-3) merupakan industri kecil dan menengah. Menperin menambahkan, proses transisi industrialisasi dari kendaraan konvensional dan kendaraan listrik harus dapat semaksimal mungkin, melibatkan sektor IKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Baca juga: Pameran Khusus Kendaraan Listrik Berbasis Baterai, IEMS Kembali Digelar

Dalam peta jalan sudah terdapat panduan penguasaan komponen utama kendaraan bermotor, yaitu baterai, motor listrik dan konverter. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, dengan kerangka itu, pihaknya memacu pengembangan industri baterai dari mulai proses perakitannya sampai dengan daur ulang baterai.

"Sehingga Indonesia bisa punya industri baterai terintegrasi, dan siap mendukung ekosistem industri mobil berbasis listrik,” terang Agus, senin (25/10/2021). Agus juga menyebutkan, dalam peta jalan tersebut, mentargetkan produksi mobil listrik dan bis listrik tahun 2030 mencapai 600 ribu unit.

Angka tersebut diproyeksikan dapat mengurangi konsumsi BBM sebesar 7,5 juta Barrel dan menurunkan emisi CO 2 sebanyak 2,7 juta Ton. Hal itu sesuai dengan komitmen pemerintah Indonesia, mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29% pada tahun 2030.

Produksi pertama kendaraan listrik Menteri Perindustrian memberikan apresiasi kepada PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang akan menjadi perusahaan industri otomotif pertama di Indonesia yang melakukan proses produksi kendaraan listrik pada Maret 2022. Pada tahap awal, HMMI akan memproduksi 1.000 unit kendaraan listrik per tahun.

Baca juga: Tempat Nikel Terbesar Di Dunia, Menperin Sebut Indonesia Kuasai Sektor Kendaraan Listrik

“Produksi kendaraan listrik ini tentunya menjadi showcase kapabilitas industri otomotif Indonesia yang juga bergerak ke arah industri yang ramah lingkungan," terang Agus. Selain, pihaknya juga memberi pesan kepada dunia internasional bahwa Indonesia siap menjadi hub ekspor utama bagi kendaraan listrik di ASEAN dan wilayah sekitarnya.