Ada Knalpot Racing Proliner TR 2 Untuk Motor 150cc Dan 250 Cc Nih Sob!

Ada Knalpot Racing Proliner TR 2 untuk Motor 150cc dan 250 cc Nih Sob!

KabarOto.com - PT Enwan Multi Partindo meluncurkan dua knalpot baru bernama Proliner TR 2 untuk motor 250 cc dan 150 cc. Dari sisi desain, TR 2 dibuat dengan teknologi modern, contohnya dari emblem merek tidak di tempel paku refet, logo tertanam di dalam faitingnya.

"Teknologinya mirip dengan helm, bukan stiker tapi tahan panas. Ini sudah teruji di Sirkuit Sentul, lebih dari 10 lap, tidak ada perubahan, semua bagus dan tahan panas. Jangankan untuk harian, di Sirkuit Sentul untuk balap tidak ada masalah," jelas Achib Putro, Manager Marketing PT Enwan Multi Partindo, saat peluncuran Proliner TRdi, Cikupa, Tangerang (18/2/2018).

Baca Juga: Team Balap Proliner 549 Kabochi Siap Berlaga Di ARRC 2019 Kelas 150cc

Achib juga mengatakan, kualitas karbon pada knalpot ini sangat bagus, dan TR 2 ini akan dipakai oleh tim Proliner 549 Kabochi di ARRC 2019. "Tidak hanya untuk balap, knalpot ini juga sangat bisa digunakan untuk harian. Desainnya lebih modern dan lebih redam, tidak begitu berisik dibanding TR 1," terangnya.

Proliner TR 2 Long.

Proliner TR 2 juga dibuat dengan bahan kombinasi antara karbon dan material khusus dari Proliner. "Ini salah satu gebrakan di pasar Indonesia, sangat spesial, belum umum dan kualitas terjamin," tambahnya.

TR 2 hadir dengan dua model yaotu short dan long. Perbedaannya hanya panjang silencer-nya saja, mencapai 5 cm.

Proliner juga memberikan garansi untuk konsumennya, sejauh itu kesalahan produksi bukan human eror. Jika pada produknya terdapat kerusakan, maka akan diganti. "Tapi kalau itu human eror seperti jatuh dan sebagainya diluar tanggung jawab kita, tapi akan dibantu untuk memperbaikinya, tentu akan ada biaya perbaikan," tambah pria berkacamata ini.

Proliner TR 2 Short.


Sementara TR 2 Long 250 cc dijual dengan harga Rp 2.970.000, sementara itu untuk short kelas 250 dibanderol dengan harga Rp 2.750.000. Untuk tipe long 150cc dijual dengan harga Rp 2.530.000 sementara jenis short dibanderol Rp 2.310.000. Knalpot ini akan tersedia di toko seluruh Indonesia pada Maret 2019. "Kami targetkan untuk awal satu bulan 3.000 sampai 5.000 unit," tambah Achib.

Lalu bagaimana dengan peraturan pemerintah yang melarang kendaraan roda dua menggunakan knalpot racing, apakah akan mempengaruhi penjualan? Achib mengaku masih sangat optimis, karena peraturannya belum jelas.

"Melihat grafik penjualan kita untuk TR 1 maka saya sangat yakin. Bahkan di Jawa barat penjualan kami baik ada beberapa cerita dari penjual yang selalu mendapatkan konsumen yang selalu ditilang dan diambil. Mereka fanatik menggunakan knalpot racing, dari situ kami lihat pasarnya masih sangat terbuka lebar," tambahnya.