KabarOto.com - Juara dunia empat kali, Max Verstappen, menunjukkan kelasnya pada seri pembuka F1 Australia 2026 di Sirkuit Albert Park, Minggu (8/3). Memulai balapan dari posisi ke-20 akibat insiden rem terkunci saat kualifikasi, pembalap Red Bull Racing ini melakukan aksi comeback yang luar biasa.
Verstappen berhasil melewati kepungan pembalap papan tengah hingga akhirnya menyentuh garis finis di posisi keenam, sebuah pencapaian yang menyelamatkan wajah Red Bull di tengah kegagalan rekan setimnya, Isack Hadjar, yang gagal finis.
Keberhasilan Verstappen tidak lepas dari strategi pemakaian ban yang sangat jitu. Memulai balapan dengan ban Hard (C3) yang baru, Verstappen melakukan stint pertama yang sangat panjang untuk mendapatkan posisi di lintasan saat pembalap lain masuk ke pit.
Baca Juga: Hasil F1 Australia 2026: George Russell Berhasil Menang Lomba
Keuntungan besar datang ketika periode Virtual Safety Car (VSC) muncul, memungkinkannya berganti ke ban Soft (C5) di fase akhir balapan. Dengan kompon tercepat, Verstappen mencatatkan waktu terbaik pribadi di angka 1:20.789 detik, yang membantunya memburu barisan depan di sepuluh lap terakhir.
Sepanjang balapan, Verstappen diuntungkan oleh berbagai insiden yang menimpa rival-rivalnya, termasuk drama kegagalan start Oscar Piastri dan masalah teknis beberapa mobil di depannya.
Namun, kemenangan sejati baginya adalah kemampuannya mengelola sistem energy recovery pada regulasi mesin 2026 yang rumit.
Meski mengeluhkan sensasi berkendara yang berbeda, Verstappen mampu melakukan serangkaian manuver menyalip yang bersih di zona DRS Albert Park, yang membuatnya terpilih sebagai Driver of the Day oleh para penggemar.
Usai balapan, Verstappen memberikan komentar jujur mengenai perjuangannya menembus sepuluh besar.
"Balapan tadi seperti bermain 'Mario Kart'. Anda menyalip di satu lintasan lurus, lalu bisa disalip kembali karena manajemen energi. Kami memulai dari belakang dan berhasil membawa pulang poin penting, jadi kami tidak boleh mengeluh, terutama karena ini adalah balapan pertama dengan mesin buatan kami sendiri. Namun, jelas kami masih harus melakukan langkah besar pada performa mobil untuk bisa bertarung di depan," ujar Verstappen kepada media.
Baca Juga: Leclerc dan Hamilton Incar Podium di F1 Australia 2026
Balapan perdana musim 2026 ini dimenangkan oleh George Russell dari Mercedes, yang tampil dominan sejak awal. Mercedes menunjukkan kekuatan mesin baru mereka dengan mengamankan posisi 1-2 melalui debutan Kimi Antonelli di podium kedua.
Ferrari juga mengawali musim dengan solid lewat Charles Leclerc dan Lewis Hamilton yang masing-masing finis di urutan ketiga dan keempat. Persaingan ketat di zona poin membuktikan bahwa regulasi baru 2026 telah menciptakan peta kekuatan yang lebih dinamis dan sulit diprediksi.
Berikut adalah daftar pembalap yang berhasil finis di posisi 10 besar dan berhak mendapatkan poin pada F1 Australia 2026:
- George Russell (Mercedes) - 25 Poin
- Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) - 18 Poin
- Charles Leclerc (Ferrari) - 15 Poin
- Lewis Hamilton (Ferrari) - 12 Poin
- Lando Norris (McLaren) - 10 Poin
- Max Verstappen (Red Bull) - 8 Poin
- Oliver Bearman (Haas) - 6 Poin
- Arvid Lindblad (Racing Bulls) - 4 Poin
- Gabriel Bortoleto (Audi) - 2 Poin
- Pierre Gasly (Alpine) - 1 Poin

