KabarOto.com - Scuderia Ferrari HP mengawali era baru Formula 1 2026 dengan hasil yang kompetitif namun penuh tantangan pada sesi kualifikasi F1 Australia 2026 di Sirkuit Albert Park.
Charles Leclerc berhasil mengamankan posisi start keempat setelah mencatatkan waktu impresif 1:19.327 detik, hanya terpaut tipis 0,024 detik dari posisi ketiga.
Sementara itu, rekan setim barunya, Lewis Hamilton, akan memulai balapan dari baris keempat di posisi ketujuh dengan catatan waktu 1:19.478 detik, membuktikan bahwa jet darat SF-26 memiliki basis kecepatan yang solid untuk bersaing di papan atas.
Sepanjang sesi kualifikasi yang diwarnai bendera merah, Ferrari menunjukkan manajemen ban yang cerdik dengan menggunakan ban Medium di Q1 guna menyimpan dua set ban Soft untuk fase krusial berikutnya.
Baca Juga: Hasil Kualifikasi F1 Australia 2026: 2 Pembalap Mercedes Terdepan
Meskipun sempat terkendala masalah teknis pada sistem penyaluran energi (energy deployment) di Q2, tim mekanik berhasil merespons cepat sebelum Q3 dimulai.
Potensi mesin Ferrari di era regulasi teknis 2026 ini terlihat cukup menjanjikan, terutama dalam hal akselerasi keluar tikungan, meski jarak dengan Mercedes sebagai pemegang pole masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi tim asal Maranello tersebut.
Charles Leclerc mengakui adanya hambatan teknis yang menghalangi potensi maksimalnya, namun tetap optimis menatap balapan sepanjang 58 lap pada balapan hari Minggu, 8 Maret 2026.
"Ada beberapa tantangan hari ini, seperti yang diharapkan pada kualifikasi pertama dengan mobil baru ini. Kami memiliki masalah energy deployment di Q2, tetapi segera diperbaiki. Sulit untuk membuat prediksi sekarang karena ini adalah awal dari siklus regulasi baru di mana pengembangan akan menjadi penentu," ungkap pembalap bernomor 16 tersebut.
Bagi Lewis Hamilton, memulai balapan dari posisi ketujuh mungkin bukan hasil ideal, namun ia merasakan adanya aura positif dari mobil SF-26 miliknya.
"Hasil hari ini bukan di tempat yang kami inginkan atau harapkan, terutama karena kehilangan momentum pada tahap penting kualifikasi. Namun, mobil terasa kokoh dan jelas ada potensi lebih besar daripada yang ditunjukkan posisi akhir kami. Sekarang saatnya memahami masalah tersebut dan tampil maksimal besok," tegas juara dunia tujuh kali tersebut yang menjalani debut kompetitifnya bersama Si Kuda Jingkrak.
Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, menyoroti bahwa sesi kualifikasi pertama di tahun 2026 ini berlangsung kacau bagi semua orang karena faktor ketidaktahuan akan performa asli lawan.
Baca Juga: Panduan Istilah Teknis F1 2026 yang Wajib Anda Tahu
Vasseur mencatat bahwa jarak dengan Mercedes saat ini cukup signifikan dan menjadi sinyal bagi timnya untuk segera melakukan progres.
"Sejauh akhir pekan ini kecepatan kami cukup layak, tetapi masih banyak hal yang harus ditemukan oleh semua tim. Hal terpenting adalah belajar dari kekurangan hari ini dan fokus pada balapan besok," ujar pria asal Prancis tersebut.
Memulai balapan dari baris kedua dan keempat memberikan peluang strategis bagi Ferrari untuk memperebutkan podium di Melbourne.
Dengan jarak waktu yang sangat tipis di antara sepuluh besar, terlihat dari Hamilton yang hanya terpaut 0,003 detik dari Lando Norris di posisi keenam, manajemen energi dan ketahanan mesin baru akan menjadi kunci utama.
Jika Ferrari mampu menjaga konsistensi race pace seperti yang terlihat di sesi latihan, bukan tidak mungkin Leclerc atau Hamilton akan menyemprotkan sampanye di podium pertama musim 2026.