Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Panduan Istilah Teknis F1 2026 yang Wajib Anda Tahu

Kamis, 05 Maret 2026
Panduan Istilah Teknis F1 2026 yang Wajib Anda Tahu

Ilustrasi: Jelang gelaran perdana F1 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Deru mesin jet darat akan kembali menggetarkan sirkuit Albert Park, Australia, pada 8 Maret mendatang. Namun, musim 2026 bukan sekadar pembukaan kalender balap biasa. Tahun ini menandai revolusi teknis terbesar dalam sejarah Formula 1.

Dengan regulasi baru yang menitikberatkan pada keberlanjutan dan persaingan yang lebih ketat, penonton akan mendengar banyak istilah baru di sepanjang siaran balap.

Agar Anda tidak tertinggal, berikut adalah glosarium "Era Baru" F1 yang akan mendominasi percakapan musim ini:

Active Aero di sayap belakang mobil Scuderia Ferrari HP

Baca Juga: Kesiapan Mercedes-AMG Petronas Hadapi Seri Pembuka F1 Australia 2026

1. Active Aero (Aerodinamika Aktif)

Tahun ini, mobil F1 tidak lagi memiliki sayap yang statis. Active Aero memungkinkan elemen sayap dan flap bergerak secara otomatis atau dikontrol pengemudi untuk mengubah tingkat downforce secara instan.

  • Konfigurasi Straight: Mengurangi hambatan udara untuk kecepatan maksimal.
  • Konfigurasi Corner: Meningkatkan tekanan ke bawah agar mobil stabil di tikungan.

2. Overtake Mode: Pengganti DRS

Ucapkan selamat tinggal pada keterbatasan zona DRS. Sebagai gantinya, muncul Overtake Mode. Jika pembalap berada dalam jarak di bawah satu detik dari rival saat titik deteksi, mereka bisa mengaktifkan tambahan tenaga elektrik. Berbeda dengan DRS, mode ini bisa digunakan secara strategis di bagian mana pun dari lintasan, bukan hanya di trek lurus tertentu.

Penggunaan performa hybrid

3. Simplified Hybrid & Power 50/50

Mesin F1 kini lebih sederhana namun lebih bertenaga secara elektrik. Komponen MGU-H yang kompleks telah dihapus. Fokus kini beralih pada MGU-K yang jauh lebih kuat. Targetnya? Keseimbangan sempurna: 50% energi dari bahan bakar termal dan 50% dari energi listrik pada output maksimum.

Baca Juga: FIA Ketatkan Aturan Mesin F1 2026: Wajib Uji Rasio Kompresi pada Suhu 130°C

4. Boost & Recharge

Dua istilah ini akan sering muncul dalam strategi race engineer:

Boost: Kontrol manual bagi pembalap untuk mengeluarkan tenaga maksimal gabungan mesin bensin dan motor listrik demi menyerang atau bertahan.

Recharge: Proses pemulihan energi saat pengereman atau saat pengemudi melepas pedal gas (lift-off) untuk mengisi ulang daya baterai.

100% Sustainable Fuel

5. 100% Sustainable Fuel (Bahan Bakar Berkelanjutan)

F1 2026 berkomitmen penuh pada lingkungan. Mulai musim ini, mobil wajib menggunakan bahan bakar berkelanjutan (99% sustainable gasoline). Inovasi ini membuktikan bahwa performa tinggi tetap bisa dicapai dengan jejak karbon yang rendah.

Tags:

#F1 2026 #Regulasi F1 2026 #Formula 1 2026
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kusnadi Chahyono

Jurnalis otomotif sejak 2003. Senang naik motor dan mengulas mobil baru terutama teknologi terbaru. Pendidikan jurnalistik di FISIP UPN VETERAN JAKARTA angkatan 1997. Suka foto event karena sudah bisa megang kamera sejak SMP. Jurnalis dan fotografer tahun 2003-2013 di majalah otomotif tertua dari Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group. Sempat di PR Agency selama satu tahun. Sebagai jurnalis di Dapurpacu.com pada tahun 2014-2017. Bisa menjadi host otomotif setelah bergabung di Otoblitz. Saat ini menjadi jurnalis di Kabaroto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan