Akuisisi Uber, Grab Jadi Mobile Platform O2O Nomor 1

Bimo Hariyadi
Bimo Hariyadi 09 Apr 2018 - 17:31
Akuisisi Uber, Grab Jadi Mobile Platform O2O Nomor 1
Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia.

KabarOto.com - Menyusul pengumuman akuisisi operasional Uber di Asia Tenggara pada 26 Maret 2018 lalu, perusahaan teknologi terkemuka di Asia Tenggara, Grab mengumumkan babak baru, yakni menjadi mobile platform online to offline (O2O) nomor 1.

“Kesepakatan ini menunjukkan potensi startup-startup di wilayah Asia Tenggara yang luar biasa untuk dapat meraih kesuksesan dan memberikan dampak positif bagi Tanah Air,” jelas Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia, Senin (9/4/2018).

Baca Juga: Grab Utamakan Keselamatan dan Kualitas Layanan Jutaan Pengguna

Seiring dengan penggunaan yang kian meningkat, biaya pelayanan juga akan mengalami penurunan dan penghematan yang Grab lakukan dapat diberikan, baik kepada mitra pengemudi maupun penumpang.

"Grab akan menjadi mobile platform online to offline (O2O) nomor 1. Bagi masyarakat Indonesia, kami hadir di sini untuk ikut mengatasi berbagai tantangan terbesar, seperti kemacetan, inklusi keuangan, dan peningkatan penghasilan keluarga,” tambah Ridzki.

Sebagai bagian dari master plan Grab 4 Indonesia untuk menciptakan jutaan peluang penghasilan melalui ekonomi digital, Grab juga mengumumkan rencana ekspansi lanjutan tidak hanya untuk lini bisnis utamanya di bidang transportasi, tapi juga GrabFood, GrabExpress, GrabPay serta pengenalan GrabFinancial di Indonesia.

Hari ini, 3 juta masyarakat Indonesia telah menikmati manfaat dari ekonomi digital melalui kemitraan lokal Grab dengan Kudo, PayTren, dan Madhang. Saat ini Grab memproyeksikan hal ini akan menciptakan peluang bagi 100 juta usaha kecil (micro-entrepreneurs) di wilayah Asia Tenggara pada 2020.

Editor : ballian