Aldio Oekon Genggam Titel Juara Nasional

Aldio Oekon Genggam Titel Juara Nasional Aldio bilang, memang tahun ini penuh dengan rintangan dan tantangan. (Foto: Kipli)

KabarOto.com - Debut di musim balap perdana Aldio Oekon berujung manis, ia berhasil mendapat prestasi dengan meraih titel Juara Nasional European Touring Car Championship (ETCC) 2000 Pro.

Pria penggeber BMW E36 itu bilang hal ini tak bisa dibilang mudah, apalagi ia harus bertahan dalam gempuran pembalap-pembalap European Touring Car Championship (ETCC) 2000. "Saya punya pengalaman sakit parah namun tetap lanjut balapan," buka Aldio Oekon.

"Alhamdulillah musim balap pertama saya berbuah manis. Mulai dari yang trouble di mobil dan pinjam mobil. Dan ada satu momen dimana saya terpuruk di klasemen saat leading, namun harus tetap bersyukur," ujar pembalap Pertamax Motorsport itu.

Sementara itu, bicara mengenai perjuangannya, Aldio bilang, memang tahun ini penuh dengan rintangan dan tantangan. Ia pun menceritakan perihal ujian paling berat yang harus ia lewati di musim ini. Rupanya bukan hanya dari sisi teknis, melainkan juga ada faktor dari pribadi seorang Aldio Oekon.

Baca Juga: Duel Sengit Avila Bahar Asapi Alinka Hardianti Di BSD GP 2018

"Perjuangan tahun ini ujian banyak, tapi kita tutup musim ini dengan sempurna. Yang paling berat adalah pas saya harus minjem mobil orang lain. Karena saya tidak tahu kondisi mobil ini seperti apa, tapi Alhamdulillah kita bisa menghasilkan prestasi di akhir musim ini. Semua berat, tapi yang paling berat itu pas pinjem mobil dan saat saya sakit," tambah Aldio.

Setelah menjalani sebanyak tujuh rangkaian balap, pembalap yang akrab disapa Dio ini, menceritakan kunci keberhasilannya. Selain didukung dengan mobil yang prima, ia memiliki kunci sukses lainnya yang menurutnya sangat penting untuk mempertahankan performanya di atas lintasan. "Poin pentingnya adalah konsistensi, yang membuat poin penting di dalam balapan adalah konsistensi tersebut," pungkasnya.

Di klasemen akhir, Aldio Oekon, mengantongi 100 poin. Sementara di posisi runner up, di tempati oleh pembalap ABM Motorsport, Radityo Mahendra dengan 85 poin yang kemudian di susul oleh Denny Rommel di posisi ketiga klasemen akhir atas 76 poin.