KabarOto.com - Hyundai Motor Company memperkenalkan All-New Tucson melalui peluncuran perdana dunia (world premiere) yang spektakuler berlatar pemandangan cakrawala Manhattan, New York, Amerika Serikat.
Generasi terbaru dari SUV terlaris Hyundai ini hadir membawa perubahan radikal melalui pendekatan filosofi desain "Art of Steel", peningkatan performa hybrid berteknologi efisiensi cerdas, serta integrasi sistem infotainment generasi baru Pleos Connect.
Peluncuran global di New York menegaskan kepercayaan diri Hyundai terhadap model yang telah mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari 11,1 juta unit di seluruh dunia sejak debut pertamanya pada 2004.
Baca Juga: Leapmotor Ungkap Arsitektur LEAP 5.0 & Baterai CTC 3.0
Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, José Muñoz, menyatakan bahwa All-New Tucson menjadi pembuka gelombang ofensif produk paling ambisius dalam sejarah perusahaan, yang mencakup rencana peluncuran lebih dari 100 model baru dan penyegaran secara global hingga tahun 2030.
Bahasa Desain Art of Steel dan Pencahayaan Futuristis
Eksterior All-New Tucson memancarkan identitas "The Boldest SUV" melalui bahasa desain "Art of Steel" yang menyoroti kekuatan struktural baja pada lekukan bodinya.
Proporsi kendaraan kini menjadi lebih panjang, lebar, dan tinggi dibandingkan generasi terdahulu, dengan panjang model long wheelbase mencapai 4.700 mm (+60 mm) serta jarak sumbu roda 2.785 mm (+30 mm) yang memberikan proporsi gagah sekaligus memperluas ruang kabin.
Sektor pencahayaan juga mengalami transformasi besar melalui penerapan teknologi H-Edge lighting di bagian depan yang memadukan lampu pusat tak langsung dengan lampu tepi arsitektural.
Sementara di bagian belakang, Prism Rear Lamps berbentuk skulptural 3D memberikan efek pencahayaan melayang yang presisi. Hyundai turut menyediakan opsi Micro Pixel Lighting (MPL) yang memanfaatkan 25.600 piksel LED individual untuk menghasilkan pola pencahayaan dinamis dan panduan berkendara saat hujan.
Kesan tangguh All-New Tucson makin diperkuat oleh pilihan warna eksterior baru yang terinspirasi dari alam, seperti Ranger Green Pearl, Kodiak Blue Pearl, Driftwood Gray Metallic, dan Red Rock Orange Pearl.
Selain varian standar, Hyundai juga memperkenalkan varian Tucson XRT PRO yang dirancang khusus untuk medan off-road berat dengan ground clearance mencapai 210 mm (+30 mm), ban all-terrain, serta kait derek depan.

Interior Mewah Berkonsep Furnitur dan Kecerdasan AI
Memasuki area interior, All-New Tucson menyajikan tata letak kabin yang mengedepankan kenyamanan visual ala furnitur rumah tangga modern. Dasbor dua tingkat memisahkan fungsi layar instrumen tipis 9,9 inci dan layar sentuh utama 17 inci (atau 12,9 inci), sementara bantalan empuk menutupi bagian atas dasbor, konsol tengah, dan pintu untuk menciptakan suasana relaksasi bagi pengemudi serta penumpang.
Kemudahan operasional didukung oleh kehadiran Pleos Connect, sistem infotainment berbasis Android Automotive OS (AAOS) yang terintegrasi langsung dengan asisten kecerdasan buatan Gleo AI.
Pengemudi dapat berinteraksi secara natural menggunakan perintah suara tanpa harus terdistraksi melihat layar, seperti mencari lokasi tujuan spesifik atau mengatur suhu AC melalui sistem Multi-Air Mode dan pendingin udara tiga zona.
Kabin kendaraan ini juga memanjakan penghuninya melalui fitur Ergo Motion Seat yang dilengkapi sistem pijat pneumatik tujuh sel, serta Relaxation Comfort Seat yang dapat direbahkan hingga 10 derajat hanya dengan satu sentuhan tombol.
Pengisian daya nirkabel ganda 15W Qi 2.0 dan port USB-C 100W cepat turut disematkan pada konsol tengah untuk menunjang konektivitas seluler selama perjalanan harian maupun petualangan akhir pekan.
Efisiensi Mesin Hybrid dan Fitur Jelajah Cerdas
Dari sektor pacu, All-New Tucson mengusung sistem Next-generation Hybrid yang mengombinasikan mesin 1.6T-GDI dengan motor listrik bertenaga, mampu melesat 0-60 mil per jam dalam 8,5 detik serta mencatatkan efisiensi bahan bakar hingga 17.86 km/L.
Varian Plug-in Hybrid (PHEV) bahkan mampu menghasilkan tenaga kombinasi 292 dk dengan daya jelajah mode murni listrik (all-electric range) sejauh 81 km berkat baterai 17,1 kWh.
Guna mendukung ketangguhan berkendara di berbagai medan, Hyundai menyematkan fitur Smart Terrain Assist (STA) pertama yang mampu menganalisis kondisi traksi jalan secara real-time dan memberikan panduan skor selip. Pengemudi juga dibantu oleh fitur Target Speed Control untuk menjaga kecepatan rendah otomatis saat melintasi rute landai, serta Memory Reversing Assist (MRA) yang dapat merekam rute mundur otomatis hingga kecepatan 30 km/jam di jalan sempit.

Baca Juga: Resmi Diperkenalkan, Hyundai Tucson Generasi Terbaru Punya Fitur Parkir Canggih
Fitur keselamatan pasif dan aktif turut ditingkatkan melalui penerapan baja cetak panas (hot-stamping) pada struktur pilar utama serta integrasi sistem keselamatan Level 2+ Assisted Driving.
Fitur kecerdasan In-Cabin Monitoring Unit (ICMU) mampu memantau tingkat kantuk pengemudi secara real-time, didukung Child Presence Detection (CPD) untuk mencegah anak atau hewan peliharaan tertinggal di dalam mobil.
Hyundai mengonfirmasi bahwa All-New Tucson akan mulai dipasarkan secara resmi di Korea Selatan pada akhir tahun ini, sebelum disusul peluncuran untuk wilayah Amerika Utara, Eropa, dan pasar global lainnya pada tahun 2027. Kehadiran generasi terbaru ini diproyeksikan akan memperkuat kepemimpinan Hyundai di segmen SUV medium sekaligus menetapkan tolok ukur baru bagi kendaraan keluarga multifungsi.