Nasib Sial Audi F1 Miami 2026, Mobil Terbakar dan Diskualifikasi

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Minggu, 03 Mei 2026
Nasib Sial Audi F1 Miami 2026, Mobil Terbakar dan Diskualifikasi

Audi R26 harus mengalami nasib menepikan mobil jelang Sprint Race F1 Miami 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Debut musim perdana Audi di Formula 1 melalui bendera Audi Revolut F1 Team menemui titik nadir dalam rangkaian GP Miami 2026.

Tim asal Jerman ini harus menelan pil pahit setelah mobil Nico Hulkenberg dilalap api, disusul hukuman berat bagi pembalap muda mereka, Gabriel Bortoleto.

Bencana dimulai bahkan sebelum balapan dimulai. Saat melakukan reconnaissance lap menuju grid untuk sesi Sprint Race, gumpalan asap tebal keluar dari bagian belakang mobil R26 milik Nico Hulkenberg.

Baca Juga: Kualifikasi F1 Miami 2026: Kimi Antonelli Melesat ke Pole Position

Tak lama kemudian, api menjalar dari area Power Unit, memaksa pembalap veteran tersebut menepi di pinggir lintasan dan keluar dari kokpit dengan terburu-buru.

Tim mekanik Audi mengonfirmasi adanya masalah pada sistem tekanan oli yang memicu kebakaran tersebut. Alhasil, Hulkenberg gagal melakukan start dan harus menyaksikan balapan dari garasi.

Penderitaan Audi tidak berhenti di sana. Gabriel Bortoleto, yang berhasil menyentuh garis finis di posisi ke-11 dalam sesi Sprint, justru terkena hukuman diskualifikasi (DSQ) beberapa jam setelah balapan usai.

Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto

Berdasarkan pemeriksaan teknis FIA, mobil Bortoleto ditemukan melanggar Pasal C5.3.2 Peraturan Teknis F1. Tekanan udara masuk (engine intake air pressure) pada mobilnya tercatat melebihi batas maksimum 4.8 barA. Meski Audi berargumen bahwa lonjakan tekanan tersebut hanya terjadi dalam satu lap akibat suhu yang tak terduga, Steward tetap menjatuhkan hukuman pengeluaran hasil balapan.

Nico Hulkenberg mengakui sangat frustrasi atas kejadian tersebut. Tim diakuinya sudah bekerja keras untuk mendapatkan settingan yang tepat di sirkuit ini, namun melihat mobil terbakar sebelum lampu start menyala adalah hal yang menyakitkan.

"Kami memiliki masalah reliabilitas yang harus segera diselesaikan jika ingin bersaing di papan tengah," jelas Nico.

Gabriel Bortoleto juga berkomentar perihal usahanya sudah semaksimal mungkin untuk bisa finis di Sprint Race posisi sebelas.

Baca Juga: Fernando Alonso Mengenai Masa Depan F1 Setelah 2026

"Kami memberikan segalanya di lintasan dan posisi ke-11 adalah hasil yang realistis bagi kecepatan kami saat ini. Namun, diskualifikasi ini terasa seperti pukulan ganda bagi tim. Masalah teknis pada tekanan mesin adalah sesuatu yang di luar kendali saya sebagai pembalap, tapi kami akan bangkit lebih kuat," ungkap Bortoleto.

Kegagalan ganda ini menempatkan Audi Revolut F1 dalam posisi sulit di klasemen konstruktor. Masalah integrasi power unit buatan Audi tampaknya masih menjadi kendala utama dalam menghadapi iklim lembap dan panas seperti di Miami.

Dengan penalti ini, Audi harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki sistem pendinginan dan regulasi tekanan mesin sebelum balapan utama hari Minggu, di mana poin krusial sangat dibutuhkan untuk menjaga moral tim.

Tags:

#Audi Revolut F1 Team #Nico Hulkenberg #Gabriel Bortoleto #F1 Miami 2026 #F1 2026

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan