BAIC dan Chery Gandeng CATL Kembangkan Teknologi Swap Baterai

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Selasa, 28 April 2026
BAIC dan Chery Gandeng CATL Kembangkan Teknologi Swap Baterai

Inisiatif "Ultra-Charge + Swap" ini diproyeksikan akan menjadi standar baru di Tiongkok.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Dua raksasa otomotif asal Tiongkok, BAIC Group dan Chery Automobile, secara terpisah resmi menandatangani kesepakatan strategis dengan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).

Kolaborasi besar ini akan berfokus pada pengembangan bersama model kendaraan listrik yang mendukung sistem tukar baterai (battery swap).

Langkah ini menandai pergeseran besar dalam strategi pemenuhan energi kendaraan listrik yang kini mulai mengombinasikan kecepatan pengisian daya dengan fleksibilitas penggantian baterai secara instan.

Baca Juga: Instruktur Angkat Bicara Soal Kecelakaan Taksi Lawan Kereta Api

Inti dari kemitraan ini adalah peluncuran jaringan energi terpadu yang dijuluki sebagai sistem “Ultra-Charge + Swap”. Melalui sistem ini, BAIC, Chery, dan CATL berupaya menghadirkan solusi komprehensif bagi pengguna kendaraan listrik untuk memilih antara pengisian daya super cepat (ultra-charging) atau melakukan pertukaran baterai hanya dalam hitungan menit.

Sinergi ini diharapkan dapat memangkas "kecemasan jarak tempuh" (range anxiety) yang selama ini menjadi hambatan utama adopsi kendaraan listrik di pasar global.

Bagi BAIC, kesepakatan ini merupakan perpanjangan dari komitmen mereka dalam memimpin pasar taksi dan armada operasional yang sangat bergantung pada efisiensi waktu pengisian energi.

Dengan mengintegrasikan teknologi baterai CATL yang sudah terstandarisasi, model-model terbaru BAIC nantinya akan memiliki akses ke stasiun penukaran baterai yang lebih luas. Hal ini juga memungkinkan penurunan harga jual kendaraan karena konsumen dapat menggunakan skema sewa baterai (Battery as a Service).

Di sisi lain, Chery Automobile melihat kolaborasi ini sebagai batu pijakan untuk memperkuat lini produk EV mereka di pasar internasional. Chery berencana mengintegrasikan desain platform kendaraan mereka agar kompatibel dengan modul baterai modular milik CATL.

Arcfox S3

Kerja sama ini tidak hanya mencakup penyediaan perangkat keras, tetapi juga mencakup manajemen data baterai secara cerdas untuk mengoptimalkan siklus hidup dan keamanan daya pada setiap unit kendaraan yang dipasarkan.

Baca Juga: Simak Kecanggihan Teknologi Advanced Parking pada Mobil Modern

CATL sebagai pemimpin pasar baterai global berperan krusial dalam menyediakan infrastruktur dan standarisasi teknis. Dengan skala ekonomi yang dimiliki CATL, biaya pengembangan teknologi tukar baterai yang sebelumnya mahal kini menjadi lebih kompetitif.

Inisiatif "Ultra-Charge + Swap" ini diproyeksikan akan menjadi standar baru di Tiongkok, yang nantinya dapat diadopsi di wilayah lain termasuk Asia Tenggara, mengingat agresivitas ekspansi ketiga perusahaan tersebut ke pasar global.

Pengamat industri menilai langkah BAIC dan Chery yang menggandeng mitra yang sama merupakan sinyal kuat adanya upaya standarisasi baterai secara nasional di Tiongkok.

Jika ekosistem ini berhasil diimplementasikan secara masif, maka infrastruktur energi kendaraan listrik akan menjadi jauh lebih efisien dan terorganisir.

Kolaborasi ini pun diprediksi akan memaksa produsen otomotif lain untuk segera beradaptasi dengan tren pengisian daya ganda guna mempertahankan daya saing mereka di masa depan.

Tags:

#Chery Group #Contemporary Amperex Technology Limited (CATL) #BAIC Motor Corporation #Baterai Mobil Listrik

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan