Banjir Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Pengemudi Mobil

Kipli
Kipli
Jumat, 16 Januari 2026
Banjir Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Pengemudi Mobil

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Curah hujan tinggi yang tidak menentu di sejumlah wilayah tanah air, meningkatkan risiko banjir khususnya di kawasan perkotaan. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi para pengguna mobil, agar tetap aman berkendara serta terhindar dari potensi kerusakan kendaraan.

Shendy Andhika dari Curb Motorsport membagikan sejumlah tips penting bagi pengguna kendaraan terkait cara aman melewati genangan banjir serta langkah yang perlu diperhatikan apabila kendaraan terendam air.

Baca Juga: Sudah Paham Perlakukan Motor yang Terendam Banjir? Begini Caranya

"Dalam kondisi banjir, disarankan pengendara perlu memahami batas kemampuan kendaraan dan tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang berisiko. Namun jika kendaraan terendam banjir, penanganan yang tepat dan cepat sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih serius,” kata punggawa workshop kawasan Kabupaten Bogor itu.

Shendy, panggilang akrabnya, mengimbau pengendara untuk selalu memperhatikan ketinggian air sebelum melintas. Karena batas aman untuk melintasi genangan air maksimal setinggi setengah ban.

Namun jika air sudah mendekati bagian bemper atau kap mesin, pengendara disarankan untuk tidak memaksakan kendaraannya melintas genangan air. Penggunaan gigi rendah pada mobil bertransmisi manual sangat disarankan, dan mode L (Low) pada mobil otomatis sangat dianjurkan guna menjaga putaran mesin tetap stabil.

Baca Juga: Musim Banjir, Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Kendaraan Bekas

Selain itu, pengemudi perlu menjaga kecepatan kendaraan secara konstan agar terhindar berhenti di tengah genangan air. Karena kondisi ini untuk mencegah air masuk ke sistem knalpot hingga ke ruang mesin.

"Apabila kendaraan terlanjur terendam banjir, pemilik kendaraan disarankan untuk tidak langsung menyalakan mesin. Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan terutama pada oli mesin dan transmisi, sistem kelistrikan, sistem pengereman serta kondisi interior kendaraan," wantinya.

"Paling rawan saat banjir adalah jika oli tercampur dengan air. Maka langkah paling aman harus segera dikuras dan diganti. Sementara pada komponen kelistrikan seperti sensor dan ECU, sebaiknya perlu dicek secara menyeluruh untuk mencegah potensi gangguan yang dapat muncul di kemudian hari," tutupnya.

Tags:

#Tips Mobil #Tips Mobil Banjir #Tips Mobil Bekas

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan