Bantu Korban Palu Donggala, Pembalap Indonesia Lelang Perlengkapan Balap

Bantu Korban Palu Donggala, Pembalap Indonesia Lelang Perlengkapan Balap Ada juga yang lelang sepatu maupun sarung tangan (Foto: Kipli)

KabarOto.com - Gempa 7,4 Skala Richter (SR) mengguncang kawasan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 28 September lalu. Bantuan untuk korban pun datang dari berbagai penjuru, salah satunya juga dari para pembalap di Indonesia.

Rudi Wijaya, salah satu tokoh balap nasional yang juga pemilik Bike Corner Jakarta mencetuskan ide untuk melakukan penggalangan dana lewat lelang helm.

Gempa tersebut menimbulkan bencana tsunami yang menerjang Kota Palu. Seketika, Kota Palu langsung porak poranda diterjang tsunami. Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Mamuju bahkan hingga Kota Samarinda, Kota Balikpapan, dan Kota Makassar.

Baca Juga: Ingin Koleksi Helm Premium? Ini Yang Harus Diperhatikan

Dari data yang beredar, korban meninggal dunia akibat bencana alam tersebut mencapai angka 1.200 jiwa lebih. Belum lagi ratusan jiwa yang hilang, juga korban luka berat maupun ringan yang mencapai angka fantastis. Korban terdampak gempa dan tsunami yang masih hidup pun hingga kini masih terus membutuhkan bantuan.

Untuk membantu para korban, lelang helm pun diikuti oleh para pembalap. Bukan hanya dari Indonesia, namun ada juga pembalap dari Thailand, Malaysia dan Jepang. Dikatakan Rudi, hingga kini sudah terkumpul sebanyak 18 helm dari para pembalap yang siap dilelang.

Akan tetapi, dari 18 pembalap tersebut tak semuanya melelang helm. Melainkan ada juga yang lelang sepatu maupun sarung tangan. Waktu lelang pun akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober mendatang di Bike Corner Jakarta.

"Kalau jumlah uang yang terkumpul masih sedikit, lelang akan kita lanjutkan di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) yang digelar pada 31 Oktober hingga 4 November 2018 mendatang," pungkas Rudi.