KabarOto.com - Balapan pertama MotoGP musim 2026 di Chang International Circuit, Thailand, ditutup dengan dua pembalap Aprilia Racing naik podium. Marco Bezzecchi yang start dari pole position tampil solid dengan mempertahankan posisi terdepan sejak tikungan pertama hingga garis finis, sekaligus meraih kemenangan pertamanya di sirkuit Thailand.
“Kesalahan di sprint race menyadarkan saya untuk tetap tenang dan bangkit. Kemenangan di Buriram tentu sangat memuaskan. Kami bekerja dengan baik saat tes pramusim, jadi penting untuk membuktikan performa tersebut di balapan, sesuatu yang tahun lalu belum bisa kami wujudkan meski tes di sini berjalan positif," kata Bezz.
Baca Juga: Pemula Masuk, Ini Istilah yang Sering didengar di Balap MotoGP

Hasil ini menjadi kemenangan ketiga secara beruntun di MotoGP bagi pembalap asal Italia tersebut yakni Portimão, Valencia, dan Buriram. Ini juga menjadi kemenangan keempatnya dalam balapan kelas utama bersama Aprilia, sebuah rekor tertinggi dalam sejarah tim.
Jorge Martín juga menjalani akhir pekan yang positif. Ia sempat bersaing untuk podium selama balapan berlangsung sebelum akhirnya finis di posisi keempat, menyamai hasil terbaiknya bersama Aprilia Racing dalam balapan MotoGP.
Baca Juga: Berikut Macam-macam Istilah yang Kerap Digunakan untuk Balap Liar

Performa impresif juga ditunjukkan para pembalap Trackhouse MotoGP Team. Raúl Fernández berhasil finis di posisi ketiga, sekaligus menjadi podium keduanya di akhir pekan ini setelah ia berhasil melakukannya di sprint race. Sementara itu, Ai Ogura melakukan aksi comeback luar biasa dari posisi belakang untuk finis kelima.
“Beberapa bulan lalu, saya masih butuh bantuan untuk makan. Tapi, hari ini saya finis di posisi keempat. Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada semua orang yang membantu dan mendukung saya. Musim dingin ini saya menjalani persiapan mental yang intens agar merasa siap dan percaya pada diri sendiri. Saya tidak memasang ekspektasi tinggi, tetapi sejak awal saya merasa nyaman dan mampu bersaing dengan Marc dan Pedro,” kata Martin.