KabarOto.com - Kabar panas kembali datang dari paddock F1. Berdasarkan laporan media Jerman BILD, tim Red Bull Racing disebut telah menyiapkan proposal kontrak baru bernilai besar untuk mempertahankan Max Verstappen hingga akhir musim F1 2029.
Masa depan Verstappen memang terus menjadi sorotan sejak awal musim F1 2026, terutama karena ketidakpuasannya terhadap regulasi yang berlaku saat ini.
Meski masih terikat kontrak hingga 2028, spekulasi soal kemungkinan jeda panjang hingga hengkang dari tim terus bermunculan.
Situasi semakin kompleks karena kontrak Max Verstappen saat ini memuat klausul performa.
Klausul tersebut memberi celah bagi sang juara dunia empat kali untuk meninggalkan Red Bull lebih cepat, tepatnya pada akhir 2026, jika posisinya tidak berada di dua besar klasemen saat jeda musim panas.
Faktanya, meski berhasil finis kedua di GP Hungaria, Max Verstappen tetap menutup paruh musim di posisi keenam klasemen sementara F1, tertinggal lebih dari 100 poin dari pembalap Mercedes, Andrea Kimi Antonelli.
Menurut BILD, kondisi ini otomatis mengaktifkan klausul performa tersebut. Max Verstappen pun dikabarkan memiliki waktu hingga Oktober untuk menentukan langkah selanjutnya terkait masa depannya di F1.
Berita F1 Lainnya: Kalender F1 2027 Terancam Konflik? Ini Rencana Cadangan yang Disiapkan
Red Bull Siapkan Kontrak Menggiurkan
Dalam upaya mengamankan pembalap andalannya, Red Bull disebut telah mengajukan kontrak baru yang tidak hanya memperpanjang masa bakti Verstappen hingga 2029, tetapi juga menghapus klausul performa yang selama ini menjadi celah keluar.
Namun, untuk mewujudkan kesepakatan ini, Red Bull harus menyiapkan paket finansial yang jauh lebih besar.
Proposal tersebut dilaporkan sudah berada di meja manajemen Verstappen dan tengah dipertimbangkan dalam beberapa pekan terakhir.
Isu Pindah ke McLaren dan Respons Manajemen
Laporan dari BILD ini muncul di tengah derasnya rumor yang mengaitkan Verstappen dengan potensi kepindahan ke McLaren pada musim mendatang.
Meski begitu, manajer Max Verstappen, Raymond Vermeulen, menegaskan bahwa prioritas utama kliennya adalah menuntaskan kontrak bersama Red Bull.
Ada banyak spekulasi yang beredar, tetapi kenyataannya Max ingin menyelesaikan kontraknya dengan Red Bull hingga 2028, keberadaan klausul bukan berarti akan kami gunakan. Kami sudah punya kesempatan sebelumnya, tapi tidak pernah mengaktifkannya,
ujar Vermeulen dikutip KabarOto.
Max Verstappen sendiri memilih irit bicara ketika ditanya soal rumor kepindahan ke McLaren saat GP Belgia.
Berita F1 Lainnya: Scuderia Ferrari HP Dilarang Pakai Sayap Knalpot di F1 2027, Padahal Efektif Dorong Performa

