KabarOto.com - Pabrikan otomotif Tiongkok, Geely, tengah melakukan uji coba ekstrem terhadap SUV terbarunya di Arjeplog, Swedia. Memiliki desain mirip Land Rover Defender, mobil tersebut membawa teknologi mutakhir, karena mampu mengapung di atas air selama 2 jam.
Merupakan versi produksi dari Galaxy Cruiser, mobil konsep tersebut sempat mencuri perhatian di Shanghai Auto Show tahun lalu. Meski masih tertutup stiker kamuflase, garis desain kotak (boxy), overhang pendek, serta ban cadangan menggantung di pintu belakang mempertegas identitasnya sebagai SUV off-road sejati.
Menjadi fitur paling radikal, mobil ini disematkan kemampuan amfibi darurat. Berdasarkan laporan Carscoops, SUV tersebut dirancang untuk mampu mengapung di atas air selama 2 jam dan berenang dengan kecepatan sekitar 8,5 kpj. Fitur ini didukung oleh sistem penggerak empat roda (AWD) yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Menanti Debut Chery QQ3 EV, Calon Pesaing Geely EX2

Dari sisi jantung pacu, Geely menggunakan mesin 2.000 cc Turbocharged yang dipadukan dengan tiga motor listrik, serta kapasitas baterai jumbo 70 kWh. Mendapat platform SEA-R seperti milik Zeekr dan Lotus, jarak tempuh yang mampu dicapai hanya dengan tenaga listrik murni mencapai 354 km.
Berbeda dengan merek Tiongkok lainnya, Geely tidak hanya hanya fokus di pasar domestik. Pabrikan telah mengonfirmasi bahwa SUV ini akan dipasarkan secara global. Direktur Pemasaran Geely Auto UK, Yan Tianxiao, memastikan bahwa mobil ini akan mendarat di Inggris dan Eropa segera setelah peluncurannya di Tiongkok pada akhir 2026.
Baca Juga: 5.000 Unit Geely EX2 Diserahkan ke Konsumen di Indonesia dan Thailand
Pengujian di suhu beku Swedia dilakukan untuk memastikan sistem manajemen termal baterai, efisiensi powertrain, dan cengkeraman ban tetap optimal dalam kondisi paling ekstrem sekalipun.
Dengan kombinasi desain ikonik, teknologi PHEV jarak jauh, dan kemampuan berenang yang unik, SUV Geely diprediksi menjadi alternatif serius bagi para pecinta petualangan yang selama ini mendambakan Defender namun menginginkan teknologi masa depan.